Penguatan Terbuka, Begini Target Harga Baru Saham BRI (BBRI)
JAKARTA, investortrust.id – Samuel Sekuritas kembali mempertahankan rekomendasi beli saham PT Bank Rakyat Indonesia Tbk (BBRI) dengan target harga Rp 6.800. Target tersebut mempertimbangkan potensi berlanjutnya pertumbuhan kinerja yang kuat tahun 2024.
Analis Samuel Sekuritas Brandon Boedhiman dan Prasetya Gunadi mengatakan, pertumbuhan kredit segmen ultra mikro (PNM dan Pegadaian) perseroan akan terus melampaui pertumbuhan kredit bank-only. Bahkan, segmen ini diperkirakan berkontribusi sebanyak 12% terhadap total kredit BBRI tahun 2024, dibandingkan realisasi tahun lalu mencapai 9%.
Baca Juga
Sedangkan NIM perseroan diperkirakan stagnan berkisar 7,9-8,0% tahun 2024. Target tersebut mempertimbangkan kenaikan biaya dana (CoF) menjelang bulan Ramadhan dan repatriasi dividen.
Sedangkan dari sisi kualitas aset, LAR BBRI diperkirakan tirun hingga berada di bawah 10% tahun 2024, dibandingkan Desember 2023 sektiar 12,5%. Begitu juga dengan rasio NPL diperkirakan lanjutkan penurunan menjadi sekitar 2,9%.
Berbagai faktor tersebut mendorong Samuel Sekuritas untuk mempertahankan rekomendasi beli saham BBRI dengan target harga Rp 6.800. Target harga tersebut mengisyaratkan PBV perseroan tahun 2024 sebesar 3,1 kali, dibandingkan sektor bank sekitar 2,9 kali. Target harga tersebut juga didukung struktur permodalan perseroan yang kuat.
Baca Juga
Jaga Kelestarian Lingkungan, BRI Targetkan Penyaluran KPR Green Financing Rp 2,5 Triliun
“Kami menyujai saham BBRI, karena perseroan diprediksi terus membukukan pertumbuhan kredit dua digit tahun ini didukung segmen ultra mikro,” terangnya.
Samuel Sekuritas menargetkan laba bersih BBRI mencapai Rp 66,65 triliun tahun ini, dibandingkan raihan tahun lalu Rp 60,10 triliun. Laba bersih per saham juga diharapkan meningkat menjadi Rp 477, dibandingkan tahun lalu sekitar Rp 430 per saham.

