Asing Net Buy Melesat Rp 1,62 Triliun, Saham MBMA Penyumbang Terbesar
JAKARTA, investortrust.id – Pemodal asing membukukan pembelian bersih (net buy) jumbo mencapai Rp 1,62 triliun, seiring dengan rebound indeks harga saham gabungan (IHSG) Bursa Efek Indonesia (BEI), Selasa (16/1/2024), sebanyak 18,79 poin (0,26%) menjadi 7.242,79 dengan nilai transaksi Rp 7,64 triliun.
Net buy terbesar disumbang saham PT Merdeka Battery Materials Tbk (MBMA) Rp 1,31 triliun, PT Bank Rakyat Indonesia Tbk (BBRI) Rp 232,09 miliar, PT Bank Mandiri Tbk (BMRI) Rp 158,22 miliar, PT Bank Central Asia Tbk (BBCA) Rp 121,30 miliar, dan PT Telkom Indonesia Tbk (TLKM) Rp 96,75 miliar.
Baca Juga
WEF: Krisis Iklim Bisa Sebabkan Kerugian Ekonomi US$ 12,5 Triliun dan 14,5 Juta Kematian di 2050
Sebaliknya penjualan bersih (net sell) terbanyak melanda lima saham ini, yaitu saham PT MAP Mitra Adiperkasa Tbk (MAPA) Rp 51,66 miliar, PT Astra International Tbk (ASII) Rp 47,79 miliar, PT GoTo Gojek Tokopedia Tbk (GOTO) Rp 45,13 miliar, PT Amman Mineral Internasional Tbk (AMMN) Rp 30,54 miliar, dan PT Barito Renewables Energy Tbk (BREN) Rp 23,36 miliar.
Kenaikan IHSG terdorong penguatan tiga saham saham emiten Prajogo Pangestu, yaitu BREN, TPIA, dan BRPT. Penguatan juga didukung kenaikan beberapa sektor saham. Sedangkan sektor penopang adalah saham sektor konsumer primer 1,05%, sektor material dasar 0,78%, sektor konsumer non primer 0,19%, sektor properti 0,19%, dan sektor infrastruktur 0,16%.
Sebaliknya penurunan melanda saham sektor kesehatan 1,93%, sektor keuangan 0,28%, sektor teknologi 0,61%, sektor industri 0,42%, dan sektor energi 0,24%.
Di tengah penguatan IHSG, lima saham ini catatkan lonjakan harga dipimpin saham PT MNC Sky Vision Tbk (MSKY) ditutup auto reject atas (ARA) dengan kenaikan Rp 35 (35%) menjadi Rp 135, dan PT Adhi kartiko Pratama Tbk (NICE) menguat Rp 120 (20,87%) menjadi Rp 695.
Baca Juga
LPEM UI Sarankan BI Tahan Suku Bunga Acuan Demi Menjaga Kurs Rupiah
Penguatan juga melanda PT Dian Swastatika Sentosa Tbk (DSSA) naik Rp 13.075 (13,32%) menjadi Rp 111.25, PT Primadaya Plastisindo Tbk (PDPP) naik Rp 42 (11,23%) menjadi Rp 416, dan PT Grahaprima Suksesmandiri Tbk (GTRA) naik Rp 42 (11,17%) menjadi Rp 418.
Sedangkan lima saham dengan penurunan paling dalam, yaitu saham PT Sepatu Bata Tbk (BATA), PT Petrindo Jaya Kreasi Tbk (CUAN), PT Golden Flower Tbk (POLU), PT Pioneerindo Gourmet International Tbk (PTSP), dan PT Manggung Polahraya Tbk (MANG).

