Harga Kripto Masih Dipengaruhi Sentimen Global
JAKARTA, investortrust.id - Harga kripto saat ini masih dipengaruhi oleh sentimen global. Beberapa faktor yang memengaruhi harga kripto saat ini adalah suku bunga AS dan regulasi AS kepada industri kripto.
Hal itu dikatakan Kepala Biro Pembinaan dan Pengembangan Perdagangan Berjangka Komoditi Bappebti Tirta Karma Senjaya dalam acara Talk Show tentang Ekosistem Kripto oleh Indodax di Jakarta, Selasa (27/2/2024).
"Misalnya, AS menaikkan suku bunga, Bitcoin akan bergerak, kalau Bitcoin bergerak, kripto lainnya juga bergerak. SEC (Securities and Exchange Commission) menetapkan ETF Bitcoin dan mengincar exchanger itu juga berpengaruh pada perkembangan kripto termasuk harganya," kata Tirta seperti dikutip dari Antara.
Baca Juga
Pemerintah Himpun Pajak Kripto dan Fintech P2P Lending Rp 71,72 Miliar per Januari 2024
Berdasarkan data dari Coinmarketcap, harga Bitcoin (BTC) kemarin kembali menguat. Saat ini, harga Bitcoin berada di level US$ 54.621 atau setara dengan Rp853,9 juta per 1 Bitcoin.
"Kripto sifatnya global karena sumbernya global dan pergerakannya global. Jadi istilahnya harga referensi harga global, tidak ada pedagang yang menawarkan harga sendiri," jelas Tirta.
Menyambut momentum Halving Bitcoin, Direktur Utama Indodax Oscar Darmawan mengatakan bahwa harga kripto dapat menguat hingga dua kali lipat pada momentum Halving Bitcoin tahun ini.
Baca Juga
Ini Pendatang Baru Aset Kripto yang Digadang-gadang Bakal Bersinar
Sebagai informasi, Bitcoin Halving merupakan peristiwa yang terjadi empat tahun sekali ketika imbalan yang diperoleh para penambang Bitcoin atau block reward akan dipotong setengah.
Oscar menjelaskan, Halving Bitcoin menjadi momen luar biasa di mana ada perubahan pasokan Bitcoin, tetapi permintaan untuk Bitcoin bertambah yang membuat harga Bitcoin melonjak.
"Saya percaya Halving membawa kenaikan harga biasanya dua sampai tiga kali lipat, bahkan lima kali lipat pada 2013. Halving tahun ini, bisa mencapai 2 kali lipat atau lebih," pungkas dia.
Baca Juga
Simak! 3 Kripto Ini Berpotensi Sentuh Marketcap US$ 50 Miliar Tahun Ini

