Kurs Rupiah Dibuka Melemah, Tunggu Hasil Rapat BI
JAKARTA, investortrust.id - Mata uang rupiah dibuka melemah pada pembukaan perdagangan Selasa (19/3/2024), di tengah pelaku pasar menunggu hasil Rapat Dewan Gubernur Bank Indonesia yang dilakukan pada Selasa-Rabu besok. Berdasarkan pantauan perdagangan spot antarbank, rupiah dibuka melemah ke level Rp 15.712 per USD.
Nilai tukar mata uang rupiah melemah 22 poin dibandingkan perdagangan sebelumnya, pada Senin (15/3/2024), yang berada di posisi Rp 15.690 per USD. Sementara berdasarkan data terbaru kurs Jisdor yang dirilis BI kemarin, rupiah ditutup melemah 48 poin ke level Rp 15.672 per USD pada Senin (18/3/2024), dibanding posisi Rp 15.624 per USD dalam penutupan perdagangan Jumat (15/3/2024) lalu.
Sementara itu, pengamat rupiah sekaligus Direktur Utama PT Laba Forexindo Berjangka Ibrahim Assuaibi mengatakan, menguatnya indeks dolar disebabkan oleh kondisi pasar yang masih menunggu jelang pertemuan The Fed Kamis depan waktu Indonesia. "(Pelaku pasar) menunggu pertemuan The Fed terkait isyarat penurunan suku bunga lebih lanjut. Indeks dolar dan indeks dolar berjangka sedikit bergerak di perdagangan Asia pada hari Senin, dan akan relatif stabil di dekat level tertinggi dua minggu dengan fokus pasar pada kesimpulan pertemuan dua hari The Fed pada hari Rabu (waktu AS)," kata Ibrahim.
Ia juga berujar, meski The Fed diperkirakan akan mempertahankan suku bunganya, setiap sinyal mengenai rencana penurunan Fed Funds Rate pada tahun 2024 akan diawasi dengan ketat. Namun, ia menilai bank sentral juga mungkin akan mengambil tindakan yang lebih hawkish daripada yang diharapkan pasar, terutama karena data terbaru menunjukkan inflasi yang lebih tinggi dari perkiraan pada Februari 2024.
Ibrahim memprediksi mata uang Garuda cenderung fluktuatif namun ditutup melemah pada rentang Rp 15.680-15.760 per USD dalam penutupan perdagangan hari ini.
Sementara itu, analis Mega Capital Sekuritas Cheril Tanuwijaya mengatakan, pelaku pasar bersikap wait and see menanti hasil Rapat Dewan Gubernur Bank Indonesia yang dilakukan pada Selasa-Rabu besok. "Pasar juga menanti pertemuan The Fed, FOMC, Kamis mendatang (waktu Indonesia). Pasar menantikan proyeksi ekonomi Amerika Serikat pada FOMC nanti,” katanya saat membeberkan hasil analisis Tim Riset InvestasiKu, Jakarta, Selasa (19/3/2024).
Kurs Rupiah di Berbagai Bank
Sementara itu, sejumlah bank mencatat pergerakan kurs jual beli dolar pada hari ini sebagai berikut.
* Kurs Jual Beli Dolar di BCA
Pada perdagangan Selasa (19/3/2024) pukul 09.13 WIB, PT Bank Central Asia Tbk (BCA) menetapkan harga jual dolar sebesar Rp 15.720 per USD dan harga beli Rp 15.700 per USD berdasarkan e-Rate. Sedangkan berdasarkan TT Counter, BCA menetapkan harga jual Rp 15.885 per USD dan harga beli Rp 15.585 per USD.
* Kurs Jual Beli Dolar di BNI
Pada perdagangan Selasa (19/3/2024) pukul 09.05 WIB, PT Bank Negara Indonesia Tbk (BNI) menetapkan harga jual dolar sebesar Rp 15.875 per USD dan harga beli Rp 15.525 per USD berdasarkan TT Counter.
* Kurs Jual Beli Dolar di BRI
Pada perdagangan Selasa (19/3/2024) pukul 09.06 WIB, PT Bank Rakyat Indonesia Tbk (BRI) menetapkan harga jual dolar sebesar Rp 15.740 per USD dan harga beli Rp 15.710 per USD berdasarkan TT Counter.
* Kurs Jual Beli Dolar di Mandiri
Pada perdagangan Selasa (19/3/2024) pukul 08.59 WIB PT Bank Mandiri Tbk menetapkan harga jual dolar sebesar Rp 15.850 per USD dan harga beli Rp 15.500 per USD untuk bank notes.

