BEI: Enam EBUS Sudah Listing Rp 6,1 Triliun, Delapan Antri
JAKARTA, investortrust.id – Bursa Efek Indonesia (BEI) telah mencatatkan sebanyak tujuh emisi efek bersifat utang (EBUS) atau sukuk dengan total Rp 6,1 triliun terhitung sejak awal tahun hingga 19 Januari 2024.
Baca Juga
Saham Emiten Prajogo Pangestu Bangkit, TPIA dan CUAN Memimpin
“Hingga saat ini, telah mencatatkan sebanyak 7 emisi dari 6 penerbit EBUS dengan dana yang dihimpun sebesar Rp 6,1 Triliun,” tulis Direktur Penilaian BEI, I Gede Nyoman Yetna pada keterangan resmi yang dikutip Selasa (23/01/2024).
Sedangkan 8 emisi dari 6 penerbit EBUS tengah antri atau masuk pipeline hingga 19 Januari. Klasifikasi sektornya adalah 1 Perusahaan dari sektor basic materials (16,7%), 2 Perusahaan dari sektor Energi (33.3%), serta 3 Perusahaan dari sektor Financials (50%).
Baca Juga
Survei Perbankan BI: Pertumbuhan Penyaluran Kredit Baru Diprakirakan Melambat Triwulan I
Lebih lanjut, BEI juga telah menerima pemberitahuan dari 24 perusahaan yang berniat menggelar rights issue. Klasifikasinya adalah 1 perusahaan dari sektor Basic Materials (4,2%), 1 perusahaan dari sektor Transportasi dan Logistik (4,2%), 1 perusahaan dari Infrastruktur (4,2%), 4 Perusahaan dari sektor Consumer Non-Cyclicals (16.7%), 4 perusahaan dari sektor Energi (16,7%), 5 Perusahaan dari sektor Financials (20,8%), serta 8 Perusahaan dari sektor Consumer Cyclicals (33,3%).
“Sedangkan realisasi right Issue per 19 Januari 2024 belum ada,” jelas Nyoman.

