Perang Israel-Palestina Berlanjut, Cek Rekomendasi Saham ASII, BBRI, NSSS, dan ACES
JAKARTA, investortrust.id – Di tengah perang Israel dan Palestina yang berlanjut, indeks harga saham gabungan (IHSG) menguat 0,1% ke 6.935 kemarin, namun ditutup di bawah MA20 dan disertai munculnya volume penjualan. Selama belum mampu menembus 7.055, pergerakan indeks saat ini diperkirakan masih rawan terkoreksi. Untuk transaksi saham Jumat (13/10/2023), analis teknikal merekomendasikan sejumlah saham layak dicermati investor, yakni Astra International (ASII), Bank Rakyat Indonesia (BBRI), Nusantara Sawit Sejahtera (NSSS), dan Ace Hardware Indonesia (ACES).
"Selama IHSG belum mampu menembus 7.055, pergerakan saat ini diperkirakan berada pada bagian wave c dari wave (ii), sehingga masih rawan terkoreksi untuk menguji rentang area 6.747-6.820. Support indeks 6.900, 6.839 dan resistance 6.992, 7.046," kata Head of Research Retail MNC Sekuritas T Herditya Wicaksana, Jakarta, Jumat (13/10/2023).
Baca Juga
Harga Emas Menurun Terimbas Kenaikan Yield Obligasi dan Penguatan Dolar AS
Saham-Saham Pilihan
Pria yang akrab disapa Didit itu menjelaskan rincian rekomendasi MNC Sekuritas sebagai berikut.
ACES - Buy on Weakness
ACES menguat 3,2% ke Rp 805 kemarin disertai dengan munculnya volume pembelian, namun penguatan ACES masih tertahan oleh upper band. Selama masih mampu berada di atas Rp 745 sebagai stop loss-nya, maka posisi ACES diperkirakan sedang berada pada bagian dari wave c dari wave (v).
Buy on weakness: Rp 780-800
Target Price: Rp 835, Rp 865
Stop loss: di bawah Rp 745
ASII - Buy on Weakness
ASII terkoreksi 1,7% ke Rp 5.950 kemarin dan masih didominasi oleh volume penjualan. Saat ini, posisi ASII diperkirakan berada di akhir wave c dari wave (y) dari wave [x], sehingga koreksi ASII akan cenderung terbatas dan dapat digunakan untuk BoW.
Buy on weakness: Rp 5.825-5.925
Target price: Rp 6.250, 6.525
Stop loss: di bawah Rp 5.775
Baca Juga
Saham Anjlok, GOTO Bakal Kembali Catat Penurunan Nilai Good Will Jumbo?
BBRI - Buy on Weakness
BBRI menguat 1% ke Rp 5.300 kemarin disertai dengan adanya peningkatan volume pembelian. Selama BBRI masih mampu berada di atas Rp 5.150 sebagai stop loss-nya, maka posisi BBRI diperkirakan sedang berada di awal wave (B).
Buy on weakness: Rp 5.225-5.300
Target price: Rp 5.450, Rp 5.500
Stop loss: di bawah Rp 5.150
NSSS - Buy on Weakness
NSSS menguat 2,6% ke 194 disertai dengan munculnya volume pembelian, penguatan NSSS pun mampu berada di atas MA20. Selama NSSS masih bergerak di atas 181 sebagai stop loss-nya, maka NSSS saat ini berada di awal wave [iii] dari wave C.
Buy on weakness: Rp 191-194
Target price: Rp 204, Rp 224
Stop loss: di bawah Rp 181
(Disclaimer on)

