Rancang Bisnis FMCG, Topindo (TOSK) Ambisi Ekspansi ke Luar Kalimantan
JAKARTA, investortrust.id – Startup asal Singkawang, PT Topindo Solusi Komunika Tbk (TOSK) berencana mengembangkan bisnis Fast Moving Consumer Good (FMCG) untuk produk digital. Rencana tersebut bertujuan mendongkrak kinerja keuangan perseroan.
Direktur Utama TOSK, Seiko Manito, menjelaskan, aksi korporasi ini adalah strategi Perseroan untuk memperluas ekspansi di luar Kalimantan.
"Kami berencana untuk mengembangkan bisnis segmen produk digital dengan melakukan penetrasi di wilayah luar Kalimantan," ujarnya kepada wartawan di Gedung BEI, Jakarta, Rabu (7/2/2024).
Tak hanya itu, sepanjang 2023 TOSK tercatat memiliki lebih dari 995.000 downloader di Playstore dan 23.500 downloader di App Store. Kemudian TOSK menargetkan jumlah mitra bisa tumbuh double digit pada tahun 2024.
Baca Juga
"Pertumbuhan mitra double digit seharusnya bisa dicapai. Secara organik setiap harinya kita bisa memperoleh 1.000 mitra," jelas Seiko.
Hingga saat ini, TOSK memiliki 25 Gerai dan 66 Top Up Point (TUP). Seiko menyebut dalam seharinya total transaksi platform Topindoku hingga Rp 5-7 miliar.
Perseroan menjadi perusahaan tercatat ke-10 di BEI pada tahun 2024. Saat pembukaan perdagangan perdananya, TOSK berhasil menguat 32% ke level Rp 165 per saham.
Baca Juga
Patok Harga IPO Rp 148, Penawaran Saham Homeco Living (LIVE) Berakhir Besok
Berdasarkan Prospektus, Perseroan menawarkan sebanyak- banyaknya 875 juta Saham Baru atau setara dengan 20% dari modal disetor setelah IPO yang ditawarkan pada rentang harga Rp115 – Rp125 per saham, dengan target dana yang terkumpul sebanyak-banyaknya Rp109,37 miliar.
Adapun dana hasil IPO ini akan digunakan untuk keperluan modal kerja Perseroan dan entitas anak, pengembangan sistem IT, dan akuisisi properti yang akan menjadi hub bisnis TOSK di Kota Singkawang.

