Usai Tebar Dividen Interim Rp 6,16 Triliun, Bank Mandiri (BMRI) Jaga CAR di Kisaran 19%
Poin Penting
|
JAKARTA, investortrust.id - PT Bank Mandiri (Persero) Tbk (BMRI) memastikan kecukupan modal tetap terjaga setelah membagikan dividen interim Rp 6,16 triliun pada 2 Oktober 2026.
Direktur Finance & Strategy Bank Mandiri Novita W Anggraini mengungkapkan, rasio kecukupan modal atau capital adequacy ratio (CAR) pihaknya tercatat 18,4% setelah pembayaran dividen interim tersebut.
“Trennya dari tahun ke tahun, dari bulan ke bulan selalu menunjukkan ke arah yang positif,” ujarnya, dalam Paparan Kinerja Kuartal III 2026 Bank Mandiri, secara daring, Jumat (23/10/2026).
Baca Juga
Catat Kredit Rp 1.605,8 Triliun, Laba Bank Mandiri (BMRI) Melambung 20,7% per September 2026
Keputusan pembagian dividen baik tahunan maupun interim, lanjut Novita, selalu mempertimbangkan sejumlah faktor fundamental, termasuk ketahanan permodalan, likuiditas, dan kebutuhan untuk mendukung pertumbuhan bisnis.
Pembayaran dividen interim senilai Rp 6,16 triliun tersebut merupakan bentuk apresiasi Bank Mandiri kepada para pemegang saham, termasuk investor ritel.
“Kami bayarkan (dividen interim) bertepatan dengan HUT ke-26 Bank Mandiri,” kata Novita.
Baca Juga
Bank Mandiri Tingkatkan Kualitas Layanan, Hadirkan Pengalaman Nasabah yang Lebih Baik
Ia menyatakan, Bank Mandiri akan menjaga CAR pada kisaran 18%-19% agar tetap memiliki ruang untuk menangkap peluang bisnis tanpa mengabaikan ketahanan permodalan.
“Kisaran ini tentunya memberikan ruang untuk menangkap potensi bisnis sekaligus menjaga ketahanan bank dalam menghadapi perubahan kondisi ekonomi,” ucap Novita.
