IHSG Dibuka Naik Tipis ke 5.397, Saham ARTA dan STRK Melesat
JAKARTA, investortrust.id – Indeks harga saham gabungan (IHSG) Bursa Efek Indonesia (BEI), Jumat (23/10/2026), dibuka menguat tipis 9,43 poin (0,18%) menjadi 5.397. Penguatan tersebut berbanding terbalik dengan pasar saham Asia yang ditutup melemah.
Penguatan tersebut sejalan dengan kenaikan tipis saham sektor energi, industry, konsumer non primer, keuangan, property. Sebaliknya penurunan melanda saham sektor konsumer primer, kesehatan, teknologi,dan transportasi.
Baca Juga
Pengguna Saham dan ETF Tertokenisasi di PINTU Melonjak 68% pada Kuartal III 2026
Beberapa saham dengan kenaikan harga paling pesat, yaitu saham STRK menguat 24,09% menjadi Rp 171, ARTA naik 25% menjadi Rp 3.350, dan ASMI menguat 14,81% menjadi Rp 31. Kenaikan pesat juga melanda saham ENAK, IRSX, dan PACK.
Kemarin, IHSG ditutup menguat 59,55 poin (1,12%) menjadi 5.387 disertai dengan pemodal asing mencatatkan penjualan bersih (net sell) senilai Rp 1,49 triliun. Net sell terbanyak melanda lima saham berikut, yaitu BBCA senilai Rp 624,61 miliar, TLKM senilai Rp 332,23 miliar, dan BBRI mencapai Rp 257,92 miliar.
Penguatan IHSG ini ditopang atas kenaikan hampir seluruh sektor saham, seperti energi naik 1,88%, material dasar naik 0,94%, industry naik 0,36%, konsumer non primer naik 0,88%, konsumer primer menguat 0,60%, kesehatan naik 1,09%, keuangan menguat 1,25%, property naik 0,52%, infrastruktur naik 1,28%, dan transportasi naik 1,64%. Sebaliknya sektor teknologi turun 0,66%.
Baca Juga
Ekspansi Tambang, Abadi Nusantara (PACK) Siapkan Dua Aksi Koporasi Jumbo Ini
Kenaikan IHSG kali ini juga ditopang lompatan sejumlah saham big cap, seperti BREN naik 7,41% menjadi Rp 2.320, BBRI naik 3,20% menjadi Rp 2.900, BMRI naik 4,05% menjadi Rp 3.850, BBNI naik 4,92% menjadi Rp 3.410, AMMN naik 5,61% menjadi Rp 3.950. Sebaliknya saham BBCA alami penurunan.
Adapun saham dengan kenaikan harga tertinggi, yaitu ASMI naik 35% menjadi Rp 27, ENAK naik 34,81% menjadi Rp 182, AYLS menguat 25% menjadi Rp 200, BUKK naik 25% menjadi Rp 1.225, PTSP naik 25% menjadi Rp 1.800, PNSE menguat 25% menjadi Rp 700, ARTA menguat 24,65% menjadi Rp 2.680, TOBA melambung 24,55% menjadi Rp 416, PTSN naik 24,46% menjadi Rp 346, dan OASA menguat 23,75% menjadi Rp 198.
