Bisnis Data Center Makin Panas, Puradelta (DMAS) Revisi Naik Target Penjualan di 2026
JAKARTA, investortrust.id – PT Puradelta Lestari Tbk (DMAS), pengembang kawasan terpadu Kota Deltamas, menaikkan target prapenjualan (marketing sales) 2026 menjadi Rp 2,95 triliun dari sebelumnya Rp 2,08 triliun. Revisi naik sekitar 42% tersebut didorong prospek permintaan lahan industri, terutama dari sektor data center.
Direktur dan Sekretaris Perusahaan Puradelta Lestari Tondy Suwanto mengatakan, kenaikan target prapenjualan 2026 dilakukan setelah perseroan mengevaluasi pipeline serta tren penjualan lahan industri hingga melewati paruh pertama tahun ini.
“Kenaikan target pra-penjualan 2026 ini mencerminkan tingkat kepercayaan diri kami sehubungan adanya fasilitas dan infrastruktur kelas dunia yang kami tawarkan sehingga meningkatnya permintaan lahan industri khususnya pada segmen data center,” ujar Tondy dalam penjelasan resminya di Bursa Efek Indonesia (BEI) kemarin.
Baca Juga
Puradelta (DMAS) Patok Target Prajualan Ambisius Rp 2,08 Triliun di 2026
Manajemen optimistis prospek penjualan sektor industri tetap kuat dan revisi naik target prapenjualan tersebut dapat dicapai hingga akhir 2026.
Sebelumnya, DMAS mencatatkan prapenjualan sebesar Rp1,15 triliun hingga Juni 2026. Realisasi tersebut setara dengan 55% dari target tahunan perseroan sebelum direvisi, yakni Rp2,08 triliun. Tondy menjelaskan bahwa capaian prapenjualan semester I-2026 didominasi sektor industri, khususnya data center.
Dari total permintaan lahan industri seluas 85 hektare, sekitar 75% berasal dari sektor data center. Permintaan tersebut didukung fasilitas dan infrastruktur kawasan, termasuk pasokan listrik dengan layanan premium serta instalasi serat optik dengan tingkat redundansi yang andal.
Baca Juga
Perubahan Iklim, Dominasi Sektor Keuangan, dan Perebutan Kendali atas Sistem Energi Dunia
Dominasi sektor data center menjadi salah satu faktor yang mendukung optimisme manajemen dalam menetapkan target prapenjualan yang lebih tinggi untuk tahun ini. DMAS mengembangkan Kota Deltamas sebagai kawasan terpadu modern di Cikarang Pusat dengan luas area pengembangan sekitar 3.200 hektare.
Kawasan tersebut memiliki lokasi strategis di timur Jakarta, cadangan lahan yang luas, akses tol langsung, serta fasilitas dan infrastruktur pendukung kegiatan industri.
