Investor Asal Singapura Borong Rp 285,48 Miliar Saham Mitra Adiperkasa (MAPI), Tujuan Ini Diungkap
JAKARTA, investortrust.id – Samudra (Investment) Pte. Ltd. menambah kepemilikan saham PT Mitra Adiperkasa Tbk (MAPI) sebanyak 187,45 juta saham. Transaksi pembelian tidak langsung tersebut dilakukan pada 9 Oktober 2026 dengan total Rp 285,48 miliar.
Berdasarkan laporan kepemilikan saham MAPI di Bursa Efek Indonesia (BEI), Rabu (14/10/2026), menyebutkan bahwa Samudra membeli 187,44 juta saham biasa MAPI dengan harga Rp 1.523 per saham. Transaksi tersebut bertujuan untuk investasi.
Setelah transaksi, jumlah kepemilikan saham Samudra di MAPI meningkat dari sebelumnya 4,98 miliar saham menjadi 5,167 miliar saham. Sejalan dengan penambahan tersebut, hak suara Samudra (Investment) Pte. Ltd. di MAPI naik dari 30% menjadi 31,13%.
Baca Juga
Buka Gerai ke-100, Mitra Adiperkasa (MAPI) Geber Ekspansi 150 Outlet Digiplus hingga Akhir 2026
Samudra (Investment) Pte. Ltd. tercatat sebagai pemegang saham berkewarganegaraan asing (WNA) dan menjadi pemegang saham terbesar kedua setelah Pacific Universal selaku pengendali 51% saham MAPI.
Sebelumnya, multibrand gadget store di bawah naungan PT Mitra Adiperkasa Tbk (MAPI), Digiplus, terus mempercepat ekspansi jaringan bisnisnya hingga akhir 2026, dengan target mencapai 150 gerai. Ekspansi terbaru ditandai dengan pembukaan gerai ke-100 Digiplus.
"Ini gerai ke-100. Kalau Digiplus itu (ada) 100, tapi belum termasuk Samsung Store, Apple Store, Google Store, Shopee Store. Itu totalnya di 130 (store) sekian," ucap Head of Operations Digiplus Erwin Renehan.
Baca Juga
Tak Hanya Otomotif, Cipta Perdana (PART) Ekspansi ke Bisnis Pengolahan Sampah
Toko terbaru dari Digiplus ini mengusung konsep baru gerai free standing store pertama di Indonesia. Pembukaan gerai ini menjadi langkah strategis Digiplus dalam memperluas jangkauan dan menghadirkan pengalaman belanja gadget yang lebih dekat bagi konsumen tanpa harus mengunjungi mall atau pusat perbelanjaan.
Namun, nantinya Digiplus akan terus melakukan ekspansi yang tidak hanya menyasar Jakarta, melainkan juga diperluas ke sejumlah wilayah di luar Jakarta hingga diperkirakan akan mencapai 150 outlet hingga akhir 2026 ini.
Pada tahap awal, ekspansi tersebut menyasar kota-kota besar seperti Jakarta, Surabaya, Bali, Medan, dan Makassar. Ke depan, perseroan akan memperluas jangkauan ke kota tier 2 dan tier 3 untuk menjangkau konsumen yang lebih luas.
