IHSG Dibuka Rebound 0,32% Terdorong Kenaikan Seluruh Sektor Saham
JAKARTA, investortrust.id – Indeks harga saham gabungan (IHSG) Bursa Efek Indonesia (BEI), Selasa (22/9/2026), dibuka menguat 22 poin (0,32%) menjadi 6.407. Penguatan didukung kenaikan sejumlah sektor saham dan sejalan dengan kenaikan sejumlah pasar saham Asia.
Kenaikan tersebut sejalan dengan penguatan saham sektor energi, material dasar, industry, konsumer non primer, konsumer primer, infrastruktur, teknologi, property, transportasi, dan keuangan.
Baca Juga
BEI Suspend Saham WAPO dan NASI, Sebaliknya Transaksi Tiga Saham Dibuka Kembali
Adapun beberapa saham yang catatkan lompatan harga pagi ini, yaitu saham FORU melesat 34,35% menjadi Rp 176, PSSI naik 2p,56% menjadi Rp 434, dan DYAN menguat 18,60% menjadi Rp 102.
Kemarin, IHSG ditutup jatuh sebanyak 56,43 poin (0,88%) menjadi 6.384 disertai dengan investor asing kembali mencatatkan penjualan bersih (net sell) saham bernilai Rp 510,07 miliar. Net sell terbanyak disumbangkan lima saham berikut, yaitu BMRI senilai Rp 140,61 miliar, ANTM senilai Rp 139,93 miliar, dan BBCA mencapai Rp 131,34 miliar.
Baca Juga
Silmy Karim Praperadilankan KPK, Gugat Penyitaan Aset dan Penetapan Tersangka
Penurunan tersebut dipicu atas pelemahan mayoritas sektor saham, seperti energi turun 0,93%, material dasar melemah 0,88%, konsumer non primer turun 0,94%, konsumer primer melemah 0,45%, infrastruktur 1,38%, keuangan 0,36%, teknologi 0,10%. Sebaliknya kenaikan melanda saham sektor transportasi 0,55%, kesehatan 0,21%, dan property 0,00%.
Meski IHSG ditutup jatuh, sejumlah saham berikut berhasil melesat hingga auto reject atas (ARA), yaitu CSMI naik 34,48% menjadi Rp 234, TRUE naik 34,38% menjadi Rp 90, AGAR naik 25% menjadi Rp 2.300, NASI menguat 24,79% menjadi Rp 292, HOPE naik 24,78% menjadi Rp 282, BAJA menguat 24,57% menjadi Rp 436, dan INTD naik 24,39% menjadi Rp 306. Meski tak ARA, saham BBSS naik 29,11% menjadi Rp 102 dan JAWA menguat 25,64% menjadi Rp 196.
