Ekspansi Bisnis Otomotif, Chandra Asri (TPIA) Akuisisi Cycle & Carriage di Singapura dan Malaysia
Poin Penting
|
JAKARTA, investortrust.id – PT Chandra Asri Pacific Tbk (TPIA) menandatangani conditional sales and purchase agreement (CSPA) untuk mengakuisisi bisnis otomotif Cycle & Carriage yang beroperasi di Singapura dan Malaysia. Adapun Cycle & Carriage dalam pengumuman resminya di bursa Singapura menyebutkan perkiraan awal harga penjualan berkisar US$ 207 juta.
Aksi korporasi ini merupakan langkah strategis TPIA dalam melanjutkan ekspansinya sekaligus mendukung visi jangka panjang untuk membangun platform terintegrasi pada sektor energi, infrastruktur, dan mobilitas di Asia Tenggara.
Presiden Direktur & CEO Chandra Asri Group Erwin Ciputra menyampaikan bahwa akuisisi ini merupakan kelanjutan dari transformasi perseroan. “Akuisisi Cycle & Carriage akan menjadi tonggak penting lainnya dalam transformasi Chandra Asri Group menjadi penyedia solusi energi & kimia, infrastruktur, dan mobilitas terkemuka di kawasan,” tulisnya dalam pengumuman resminya di Bursa Efek Indonesia (BEI), Jumat (21/8/2026).
Baca Juga
Chandra Asri (TPIA) Naikkan Free Float ke 25,7%, Siapkan Proyek Strategis Lebih dari US$ 1,2 Miliar
Cycle & Carriage merupakan salah satu grup otomotif terkemuka di Asia Tenggara yang berdiri 1899. Cycle & Carriage menjalankan kegiatan distribusi, penjualan ritel, dan layanan purnajual untuk kendaraan penumpang maupun kendaraan komersial di Singapura dan Malaysia. Dengan jaringan masing-masing enam dan 21 fasilitas di Singapura dan Malaysia, Cycle & Carriage memiliki portofolio merek yang beragam, yang mencakup Mercedes-Benz, Mitsubishi, Kia, Citroën, Maxus, ORA, smart, Gogoro, PEUGEOT, Leapmotor, Zhongtong, dan Sinotruk.
Cycle & Carriage sebelum diakuisisi TPIA adalah perusahaan otomotif yang dikendalikan perusahaan investasi Jardine Cycle & Carriage milik Jardine Matherson Group. Jardine Cycle & Carriage sendiri juga tercatat sebagai pemegang 50,1% saham PT Astra International Tbk (ASII).
Manajemen emiten yang dikendalikan Prajogo Pangestu (TPIA) ini menyebutkan bahwa Akuisisi bolt-on yang diusulkan ini akan memberikan Chandra Asri Group sebuah platform yang kuat guna memperluas partisipasinya di sepanjang rantai nilai mobilitas. Langkah ini secara langsung melengkapi portofolio bisnis energi dan ritel TPIA yang telah beroperasi di Singapura, termasuk akuisisi jaringan stasiun pengisian bahan bakar ritel bermerek Esso sebelumnya.
Baca Juga
Laba Bersih Chandra Asri (TPIA) Tergerus 77% di Semester I-2026, Meski Pendapatan Melesat
Guna memuluskan transaksi akuisisi ini, Chandra Asri Group menggandeng Greenhill, afiliasi dari Mizuho, yang bertindak sebagai penasihat keuangan eksklusif. Selain itu, dukungan pembiayaan akuisisi sepenuhnya didukung oleh Mizuho Bank.
Guna memastikan transisi yang mulus dan penciptaan peluang kolaborasi di masa depan, Chandra Asri Group berkomitmen untuk mempertahankan operasional inti dari Cycle & Carriage. Dengan akuisisi ini, kehadiran TPIA di salah satu pasar mobilitas terpenting di Asia Tenggara dipastikan akan semakin kuat dan terintegrasi dengan platform regional Grup yang terus berkembang.

