Reliance Sekuritas Jagokan 4 Saham, Ada BRMS hingga EMTK
JAKARTA, investortrust.id – Indeks harga saham gabungan (IHSG) Bursa Efek Indonesia (BEI), Kamis (20/8/2026), berpeluang menguat dengan rentang pergerakan 6.347-6.449 dengan kecenderungan menguat. Sedangkan saham pilihan hari ini adalah BRMS, TINS, SCMA, dan EMTK.
Reliance Sekuritas dalam riset pagi ini menyebutkan bahwa secara teknikal, candle terakhir IHSG berbentuk black spinning top, masih di atas MA5 dan MA20, indikator MACD golden cross. “Dengan pola ini, kami memperkirakan IHSG cenderung naik dengan saham pilihan BRMS, TINS, SCMA, dan EMTK,” tulisnya.
Baca Juga
Menuju Produsen Nikel Terbesar RI, Begini Target Arus Kas dan Harga Saham Merdeka Battery (MBMA)
Laju IHSG juga akan dipengaruhi penguatan mayoritas indeks saham Wall Street. Sentimen positif disebabkan olehpenurunan imbal hasil obligasi pemerintah AS yang meningkatkan minat terhadap aset berisiko. Penguatan juga ditopang reli saham produsen vaksin Moderna yang mendorong kenaikan sektor kesehatan.
Terkait saham pilihan, Reliance Sekuritas merekomendasikan beli saham BRMS dengan target harga Rp 720, TINS dengan target harga Rp 4.570, SCMA dengan target harga Rp 240, dan EMTK dengan target harga Rp 496.
Kemarin, IHSG ditutup anjlok 55,70 poin (0,86%) menjadi 6.394 disertai dengan investor asing merealisasikan pembelian bersih (net buy) saham senilai Rp 933,53 miliar. Net buy terbesar didukung adanya crossing saham PT Dian Swastatika Sentosa Tbk (DSSA) dari pemodal domestic ke pemodal asing melalui pasar negosiasi dengan nilai Rp 1,47 triliun.
Baca Juga
CBDK Mulai Buy Back Saham Rp 250 Miliar, Ini Alasan dan Dampaknya
Penurunan IHSG kemarin dipicu atas pelemahan mayoritas sektor saham, seperti material dasar 1,21%, konsumer primer 1,05%, konsumer non primer 0,96%, industry 0,79%, energi 0,71%, keuangan 0,52%, teknologi 0,62%, transportasi 0,20%, dan kesehatan 0,76%. Sebaliknya penguatan dicatatkan property 0,39% dan infrastruktur 0,43%.
Meski IHSG ditutup anjlok, sejumlah saham berikut justru berhasil cetak lompatan harga, seperti FUJI naik 25% menjadi Rp 260, TIFA naik 24,84% menjadi Rp 382, FPNI naik 24,42% menjadi Rp 540, WEGE naik 23,64% menjadi Rp 68, dan TRUS naik 20,41% menjadi Rp 472.

