Agung Podomoro (APLN) Kembali Lepas Saham Entitas Anak ke Hankyu Hanshin, Dananya untuk Ini
Poin Penting
|
JAKARTA, investortrust.id – PT Agung Podomoro Land Tbk (APLN) mengalihkan sebagian kepemilikan saham PT Graha Cipta Kharisma (GCK), entitas anak perseroan, kepada Hankyu Hanshin Properties Corp. Transaksi tersebut menjadi bagian dari kelanjutan kolaborasi kedua perusahaan dalam mengembangkan Bukit Podomoro Jakarta.
GCK merupakan pengembang proyek Bukit Podomoro Jakarta. Transaksi pengalihan saham yang dilakukan pada 17 Juli 2026 tersebut hasilnya akan digunakan untuk mendukung operasional dan pengembangan usaha APLN, sekaligus mengurangi beban utang perseroan.
“Kami gembira dapat melanjutkan kolaborasi dengan Hankyu Hanshin. Kepercayaan yang terus diberikan merupakan wujud komitmen dan rekam jejak Agung Podomoro dalam menghadirkan proyek-proyek berkualitas,” ungkap Sekretaris Perusahaan Agung Podomoro Land, Justini Omas, yang dikutip pada Selasa (11/8/2026).
Baca Juga
Agung Podomoro (APLN) Tuntaskan Penjualan Aset Deli Park Mall, Dana untuk Bayar Utang
Bukit Podomoro Jakarta merupakan salah satu proyek strategis APLN yang dikembangkan sebagai kawasan hunian terpadu di atas lahan seluas 9,6 hektare.
Proyek tersebut akan menghadirkan 432 unit, terdiri dari 317 rumah tapak dan 115 unit ruko. Kawasan ini juga dilengkapi berbagai fasilitas, seperti Premium Club House dan kawasan komersial Bukit Podomoro Business Park.
Sejak diperkenalkan pada 2021, nilai properti di kawasan tersebut diklaim terus meningkat dengan kenaikan harga rata-rata sekitar 10-12% per tahun. Hal tersebut dipercaya memperkuat daya tarik Bukit Podomoro Jakarta sebagai kawasan hunian maupun investasi.
Selain fasilitas, Bukit Podomoro Jakarta berada di lokasi strategis dengan akses menuju pusat Kota Jakarta. Kawasan tersebut didukung akses jalan tol dengan waktu tempuh sekitar 30 menit menuju pusat kota serta berada dekat dengan stasiun kereta yang terhubung langsung ke kawasan pusat bisnis Jakarta.
Baca Juga
OJK Siapkan Batas Kepemilikan Saham BEI, Danantara hingga BI Bisa Jadi Pemegang Saham
Selain Bukit Podomoro Jakarta, kemitraan APLN dan Hankyu Hanshin telah terjalin melalui sejumlah proyek, seperti Central Park Mall, Central Park Mall 2 (d/h Neo Soho Mall), dan Deli Park Medan.
Rekam jejak kolaborasi tersebut menjadi landasan bagi kedua perusahaan untuk terus memperluas sinergi dalam menghadirkan pengembangan properti yang inovatif, berkelanjutan, serta memberikan nilai tambah bagi masyarakat dan para pemangku kepentingan.
Justini menegaskan, APLN akan terus memperkuat kolaborasi bersama Hankyu Hanshin melalui pengembangan berbagai proyek yang mengedepankan kualitas, inovasi, dan keberlanjutan.
“Dengan menggabungkan pengalaman Agung Podomoro di pasar Indonesia dan kapabilitas Hankyu Hanshin di tingkat global, kami yakin kolaborasi ini akan berdampak positif bagi kedua pihak, sekaligus membuka peluang kerja sama strategis lainnya di masa depan,” tutupnya.

