IHSG Dibuka REbound 0,29%, Ikut Lompatan Pasar Saham Asia
JAKARTA, investortrust.id – Indek harga saham gabungan (IHSG) Bursa Efek Indonesia (BEI), Selasa (11/8/2026), dibuka menguat 18,44 poin (0,29%) menjadi 6.383. Penguatan sejalan dengan lompatan pasar saham Asia pagi ini.
Kenaikan juga ditopang penguatan hampir seluruh sektor saham, seperti material dasar, energi, konsumer non primer, konsumer primer, keuangan, kesehatan, property, dan infrastruktur. Sebaliknya teknologi turun.
Baca Juga
Reliance Sekuritas Jagokan 4 Saham Hari Ini, Ada ELSA hingga BULL
Adapun saham dengan kenaikan harga paling pesat pagi ini, yaitu saham STAR naik 15,66% menjadi Rp 390, GIAA naik 8,33% menjadi rp 78, SULI menguat 6,09% menjadi Rp 121. Kenaikan juga ditopang penguatan saham emiten emas.
Kemarin, IHSG BEI ditutup ditutup anjlok sebanyak 44,28 poin (0,69%) menjadi 6.365,37, namun pemodal asing mencatatkan pembelian bersih (net buy) senilai Rp 829,70 miliar. Net buy terbanyak melanda saham DSSA senilai Rp 1,40 triliun, BNBR mencapai Rp 374,38 miliar, dan BBCA mencapai Rp 75,10 miliar.
Baca Juga
Kebutuhan Investasi Jalan Tol Capai Rp 1.000 Triliun, ATI Minta Swasta Ambil Peran
Adapun penurunan indeks hari ini berbanding terbalik dengan intraday sesi I yang sempat melambung lebih dari 50 poin. Penurunan aksi ambil untung (frofit taking) mayoritas sektor saham, seperti sektor konsumer non primer 1,37%, sektor infrastruktur 1,25%, industry 0,74%, energi 0,68%, property 0,38%, dan teknologi 0,36%,
Meski IHSG anjlok, sejumlah saham berikut catatkan lompatan harga, seperti GIAA naik 33,33% menjadi Rp 72, GMFI naik 31,48% menjadi Rp 71, SULI naik 27,78% menjadi Rp 115, STAR naik 24,81% menjadi Rp 332, IOTF naik 24,53% menjadi Rp 66, dan ROCK naik 24,27% menjadi Rp 2.330.

