Laba RMK Energy (RMKE) Turun, Nilainya Jadi Segini
JAKARTA, investortrust.id – PT RMK Energy Tbk (RMKE) mencatatkan penurunan laba yang dapat diatribusikan kepada pemilik entitas induk menjadi Rp 302,85 miliar pada 2023, dibandingkan periode sama tahun seblumnya Rp 388,97 miliar.
Penurunan tersebut menjadikan laba per saham dasar perseroan truun dari Rp 109,56 menjadi Rp 69,22 per saham. Sedangkan saham RMKE hari ini ditutup bergerak melemah Rp 4 menjadi Rp 492.
Baca Juga
RMK Energy (RMKE) Teken Pembelian 600 Ribu Ton Batubara Atlas Resources (ARII)
Manajemen RMKE dalam rilis laporan kinerja keuangan di Jakarta, Senin (1/4/2024) menyebutkan, penurunan tersebut dipicu atas koreksi pendapatan dari Rp 2,73 triliun menjadi Rp 2,55 triliun pada 2023. Laba bruto juga turun dari Rp 588,62 miliar menjadi Rp 4,89,13 miliar, meskipun beban pokok pendapatan turun.
Penurunan laba perseroan juga dipicu atas peningkatan beban umum dan administrasi. Sedangkan beban keuangan mengalami penurunan dari Rp 28,30 miliar menjadi Rp 21,55 miliar. Alhasil laba ebrsih tahun berjalan perseroan tergerus dari Rp 404,08 miliar menjadiR p 308,93 miliar.
Sedangkan total aset perseroan mengalami peningkata dari Rp 1,67 triliun menjadi Rp 2,24 triliun. Jumlah liabilitas melesat dari Rp 470,17 miliar menjadiR p 762,89 miliar. Sedangkan kas dan setara kas akhir tahun justru negative Rp 54,42 miliar, dibandingkan tahun sebelumnya positif Rp 63,90 miliar.
Baca Juga
RMK Energy (RMKE) Optimistis Penjualan Batu Bara Akan Terus Naik, Ini Alasannya
Sebelumnya, RMK Energy (RMKE) melalui anak usahanya PT Royaltama Multi Komoditi Nusantara (RMKN), resmi menjalin kerja sama dengan anak usaha PT Atlas Resources Tbk (ARII), PT Gorby Putra Utama (GPU).
Kerja sama ini bertujuan untuk meningkatkan volume penjualan serta transaksi jual beli batu bara dengan mekanisme kerja sama operasional (KSO) dan offtake.
“Kolaborasi perseroan dengan ARII bertujuan untuk meningkatkan volume penjualan batu bara, selain mengoptimalkan produksi batu bara inhouse dan manajemen cost control yang baik,” ujar Direktur Utama RMKE Vincent Saputra.

