Reliance Rekomendasikan Beli 4 Saham, Ada ASII hingga RAJA
JAKARTA, investortrust.id – Indeks harga saham gabungan (IHSG) Bursa Efek Indonesia (BEI), Selasa (12/5/2026), diprediksi bergerak dalam kisaran 6.847 dan resistance 6.969 dengan kecenderungan menguat. Adapun saham pilihan hari ini adalah ASII, PANI, RAJA, dan KETR.
Reliance Sekuritas dalam riset pagi ini menyebutkan bahwa secara teknikal, candle terakhir IHSG berbentuk black spinning top, masih di bawah MA5 dan MA20, indikator Stochastic dead cross pada area oversold. Namun demikian, dengan kondusifnya bursa global, ini membuka technical rebound. “Dengan pola ini IHSG akan mengalami penguatan disertai saham pilihan ASII, PANI, RAJA, dan KETR,” tulisnya.
Baca Juga
Saham Emiten Prajogo (BREN) Masuk UMA, BEI Soroti Penurunan Harga Tak Wajar
Laju indeks juga dipengaruhi kenaikan indeks utama bursa saham Wall Street. Sentimen positif disebabkan oleh optimisme terhadap sektor AI meski euforia musim laporan keuangan mulai mereda dan kenaikan harga minyak yang memicu kekhawatiran inflasi.
Terkait saham pilihan, BRI Danareksa Sekuritas merekomendasikan beli saham ASII dengan target harga Rp 6.800, PANI dengan target harga Rp 9.800, RAJA dengan target harga Rp 4.870, dan KETR dengan target harga Rp 720.
Kemarin, IHSG ditutup melemah sebanyak 63,78 poin (0,92%) menjadi 6.905 dengan investor asing melanjutkan penjualan bersih (net sell) mencapai Rp 751,15 miliar. Net sell terbanyak melanda saham BMRI senilai Rp 334,71 miliar, BUMI mencapai Rp 135,36 miliar, dan DSSA senilai Rp 115,86 miliar.
Baca Juga
Rama Indonesia Resmi Akuisisi Dua Putra (DPUM), Siap Gelar Tender Offer Saham
Pelemaham indeks kemarin dipicu kejatuhan saham big cap dan penurunan mayoritas sektor saham, seperti sektor energi, industry, keuangan, property, consumer primer, dan transportasi. Sebaliknya sektor infrastruktur melesat 1,52%.
Meski IHSG jatuh, empat saham berikut catatkan kenaikan hingga auto reject atas (ARA) lebih dari 34%, yaitu saham DPUM naik 34,67%, DFAM naik 34,62% menjadi Rp 140, dan LABS naik 34,16% menjadi Rp 216. ARA Juga melanda saham MORA sebanyak 20% menjadi Rp 9.000.

