Archi (ARCI) Siapkan Ekspansi Smelter US$ 120 Juta, Pendanaan Kas Internal
JAKARTA, investortrust.id – PT Archi Indonesia Tbk (ARCI) akan meningkatkan kapasitas pabrik pengolahan dari 4 juta ton per tahun menjadi 6 juta ton per tahun. Konstruksi smelter dengan invetasi US$ 100-120 juta tersebut mulai berjalan tahun 2026.
Investor Relation ARCI Fredric mengatakan, studi awal atau scoping study untuk pengembangan smelter telah rampung pada Januari 2026 dengan hasil yang positif, sehingga perseroan bersiap melanjutkan tahap konstruksi dengan target mulai tahun ini.
Baca Juga
“Kami akan menaikkan kapasitas produksi smelter tersebut dari 4 juta ton per tahun menjadi 6 juta ton per tahun. Adapun scoping study sudah selesai bulan Januari 2026 dan menunjukkan hasil yang positif, yaitu peningkatan kapasitas pabrik dari 4 juta ton menjadi 6 juta ton per tahun itu bisa dilakukan,” ujar Fredric dalam paparan publik di Jakarta, Kamis, (7/5/2026).
Terkait investasi, Fredric menyebutkan, berkisar US$ 100 juta hingga US$ 120 juta. Pendanaan bersumber dari kas internal. “Anggaran berdasarkan scoping study untuk penambahan kapasitas smelter tersebut sekitar US$ 100-120 juta hingga siap beroperasi,” jelasnya.
Adapun, Rapat Umum Pemegang Saham Tahunan (RUPST) Archi Indonesia (ARCI) yang digelar Kamis (7/5/2026) menetapkan dividen tahun buku 2025 senilai US$ 60 juta atau setara sekitar Rp 1,02 triliun.
Baca Juga
Archi (ARCI) Bagikan Dividen US$ 60 Juta, Nilai per Saham Segini
Direktur Utama ARCI Rudy Suhendra mengatakan, total dividen tersebut setara sekitar 60% dari laba bersih perseroan tahun buku 2025. “Penggunaan laba bersih perseroan tahun 2025 terdiri atas dividen senilai US$ 60 juta atau kurang lebih 60% dari profit yang dibukukan oleh perusahaan,” kata Rudy dalam paparan publik usai RUPST di Jakarta, Kamis (7/5/2026).
Rudy menjelaskan, sebanyak US$ 30 juta atau setara Rp 449,83 miliar atau setara Rp 19,81 per saham dari total dividen telah dibagikan sebagai dividen interim pada 16 Desember 2025. Sementara itu, sisa dividen sebesar US$ 30 juta akan dibagikan pada Juni 2026.
Sepanjang 2025, ARCI mencatatkan laba bersih sebesar US$ 102,52 juta, seiring dengan peningkatan pendapatan perseroan menjadi US$ 496,22 juta. Adapun hingga kuartal I-2026, ARCI mencatat kenaikan laba periode berjalan sebanyak 187,9% dari US$ 10,48 juta menjadi US$ 30,19 juta. Pendapatan naik dari US$ 90,78 juta menjadi US$ 136,91 juta.

