Harga Kripto Tertekan dan Manfaatkan AI, Coinbase Lakukan PHK Massal
Poin Penting
|
BENGALURU, investortrust.id – Coinbase, platform perdagangan aset kripto akan memotong sekitar 14% dari tenaga kerja globalnya alias PHK. Langkah itu bagian dari cara perusahaan memangkas biaya di tengah volatilitas pasar kripto dan merombak bisnis untuk era kecerdasan buatan (AI).
"Perusahaan berencana untuk memusatkan staf yang tersisa pada keterampilan AI sambil mengurangi lapisan manajemen," kata CEO Coinbase Brian Armstrong dilansir dari The Straits Times, Rabu (6/5/2025).
Dalam struktur baru ini, beberapa tim mungkin hanya terdiri dari satu orang, dengan tanggung jawab insinyur, desainer, dan manajer produk digabungkan menjadi satu peran.
Sekitar 700 karyawan akan terdampak oleh perubahan ini. Di mana pemutusan akan terjadi sebagian besar pada kuartal II 2026.
Baca Juga
Delapan Kuartal Untung Terus, Coinbase Akhirnya Rugi US$ 667 Juta di Kuartal IV 2025
Coinbase bukan satu-satunya perusahaan yang mengurangi staf pada 5 Mei. PayPal Holdings berencana untuk memangkas sekitar 20% dari tenaga kerjanya dalam dua hingga tiga tahun ke depan, menurut seorang yang mengetahui masalah tersebut, saat CEO baru Enrique Lores berupaya mengurangi biaya dan membalikkan keadaan perusahaan pembayaran.
PayPal mempekerjakan sekitar 23.800 orang pada akhir 2025, yang berarti pengurangan sebesar itu bisa menghilangkan lebih dari 4.500 pekerjaan.
Langkah-langkah semacam ini merupakan yang terbaru dalam serangkaian pengurangan tenaga kerja di sektor kripto dan pembayaran, seiring bisnis berlomba-lomba menurunkan biaya sementara permintaan pasar melemah.
Baca Juga
Ada 7 Afiliasi Asing ke ‘Exchange’ Kripto di Indonesia, Coinbase dkk Mau Menyusul?
Perusahaan termasuk Crypto.com yang berbasis di Singapura, Block, dan Gemini Space Station memangkas jumlah staf global lebih awal pada 2026, dengan alasan kecepatan di mana AI mengubah operasi di bisnis mereka masing-masing.
“Musim dingin kripto mungkin adalah alasan sebenarnya untuk sebagian besar pemotongan,” kata Dan Dolev, seorang analis di Mizuho Securities.
"AI, untuk sebagian besar, kemungkinan adalah “alasan yang mudah”, tambahnya.
Pendapatan di Coinbase turun 20% pada kuartal IV 2025 karena turunnya harga token menguras aktivitas perdagangan. Setelah mencatat kerugian yang belum direalisasikan untuk menurunkan nilai kepemilikan dan investasi kriptonya, Coinbase mencatat kerugian bersih sebesar US$ 667 juta.

