IHSG Sesi I Ditutup Lanjutkan Penguatan 0,65%, Sejumlah Saham Ini Torehkan Lompatan Harga
JAKARTA, investortrust.id – Indeks harga saham gabungan (IHSG) Bursa Efek Indonesia (BEI) sesi I, Rabu (6/5/2026), ditutup naik 45,61 poin (0,65%) menjadi 7.102. Rentang pergerakan 7.049-7.127 dengan nilai transaksi Rp 8,91 triliun.
Penguatan ditopang kenaikan sejumlah sektor saham berikut, yaitu saham sektor material dasar 1,98%, sektor industry 1,36%, sektor consumer non primer 1,35%, sektor teknologi 1,52%, sektor property 1,42%, dan sektor transportasi 2,28%. Sebaliknya penurunan melanda saham sektor keuangan. Kenaikan tersebut juga didukung penguatan saham TPIA, MLPT, MORA, dan UNVR.
Baca Juga
Di tengah penguatan tersebut, saham berikut catatkan lompatan harga, yaitu saham RICY naik 34,04% menjadi Rp 126, DEFI menguat 29,53% menjadi Rp 193, PYFA naik 25% menjadi Rp 380, ABDA menguat 24,15% menjadi Rp 4.730, dan SURI menguat 23,68% menjadi Rp 94.
Kemarin, IHSG ditutup melesat sebanyak 85,16 poin (1,22%) menjadi 7.057 dengan investor asing mencatatkan penjualan bersih (net sell) saham senilai Rp 518,38 miliar. Net sell terbanyak melanda saham BMRI senilai Rp 342,20 miliar, EMAS mencapai Rp 169,25 miliar, dan BBCA sebanyak Rp 144,82 miliar.
Baca Juga
Diserbu Rekomendasi Beli, Saham Bumi Minerals (BRMS) Dibidik Naik hingga Rp 1.330
Kenaikan indeks ditopang penguatan saham emiten yang dikendalikan Prajogo Pangestu, yaitu BRPT dan TPIA cetak auto reject atas (ARA). Saham CDIA naik 13,33%, CUAN menguat 12,07%, dan BREN naik 2,83%. Kenaikan juga didukung penguatan saham bank KBMI IV, yaitu BBRI, BBCA, BMRI, dan BBNI.
Adapun saham dengan kenaikan harga pesat di awal transaksi, yaitu ENZO naik 34,72% menjadi Rp 97, BRPT naik 24,66% menjadi Rp 2.300, ABDA naik 24,92% menjadi Rp 3.810, KONI naik 24,69% menjadi Rp 2.980, BOBA mengaut 24,39% menjadi Rp 306, dan TPIA menguat 19,70% menjadi Rp 6.075.

