Bagikan

Diserbu Rekomendasi Beli, Saham Bumi Minerals (BRMS) Dibidik Naik hingga Rp 1.330

Poin Penting

Laba BRMS naik 21,3% yoy jadi US$17,5 juta, ditopang harga emas
Volume emas turun 32,5% akibat aktivitas pushback tambang
Analis kompak rekomendasikan beli, target harga hingga Rp1.330

JAKARTA, investortrust.id PT Bumi Resources Minerals Tbk (BRMS) mencatatkan kinerja keuangan gemilang pada kuartal I-2026 atau sesuai ekspektasi sejumlah analis, meski operasional perseroan terdampak aktivitas pushback tambang yang menekan volume produksi emas.

Di tengah kinerja keuangan solid tersebut, BRI Danareksa Sekurtias memilih untuk merevisi naik target harga saham BRMS dari Rp 1.080 menjadi Rp 1.100 dengan rekomendasi dipertahankan beli.

Baca Juga

Kinerja Bumi Minerals (BRMS) Solid di Kuartal I-2026, Bagaimana Prospek Sahamnya?

Revisi naik target harga saham BRMS dari Rp 1.265 menjadi Rp 1.300 dengan rekomendasi beli juga datang dari Ajaib Sekuritas. Revisi naik tersebut menggambarkan perbaikan visibilitas laba perseroan ditopang ekspansi CIL.

Pandangan positif terhadap saham BRMS juga datang dari tim riset UOB Kay Hian Sekuritas. Sekuritas ini mempertahankan rekomendasi beli saham BRMS dengan target harga Rp 1.330. Target tersebut merefleksikan perkiraan laba bersih tahun ini melesat menjadi US$ 94 juta.

Rekomendasi beli saham BRMS juga datang dari analis KB Valbury Sekuritas Ashalla Fitri Yuliana. Disebutkan bahwa dengan kinerja yang solid tersebut, saham BRMS layak direkomendasikan beli dengan target harga Rp 1.060 per saham. Prospek ini didukung oleh visibilitas pertumbuhan laba yang kuat serta potensi kenaikan harga emas.

Baca Juga

Emas Bangkit di Tengah Rapuhnya Gencatan Senjata di Timur Tengah

Hingga Maret 2026, BRMS mencatat pendapatan sebesar US$69,5 juta atau tumbuh 9,7% secara tahunan (year-on-year/yoy). Sementara laba bersih mencapai US$ 17,5 juta, meningkat 21,3% yoy, didukung oleh kenaikan harga jual rata-rata (ASP) emas meski volume penjualan mengalami penurunan.

Secara operasional, volume penjualan emas turun menjadi 14,8 ribu ons (-32,5% yoy) akibat aktivitas pushback di tambang terbuka River Reef milik Central Processing Plant (CPM). Namun, tekanan tersebut berhasil diimbangi oleh lonjakan harga emas yang terealisasi sebesar US$4.512 per ons atau naik 60,6% yoy.

The Convergence Indonesia, lantai 5. Kawasan Rasuna Epicentrum, Jl. HR Rasuna Said, Karet, Kuningan, Setiabudi, Jakarta Pusat, 12940.

FOLLOW US

logo white investortrust
Telah diverifikasi oleh Dewan Pers
Sertifikat Nomor1188/DP-Verifikasi/K/III/2024