Presiden Prabowo Apresiasi Kinerja Ekonomi, Pemerintah Bidik Pertumbuhan 5,6% di 2026
Poin Penting
|
JAKARTA, investortrust.id – Komitmen pemerintah dalam mengawal pertumbuhan ekonomi yang inklusif dan berdaya saing terus diperkuat melalui kebijakan yang adaptif. Dengan kinerja ekonomi yang konsisten dan reformasi struktural yang berjalan, Indonesia dinilai berada pada momentum strategis untuk mempercepat transformasi ekonomi.
Presiden Republik Indonesia Prabowo Subianto menegaskan apresiasinya terhadap kinerja solid Kabinet Merah Putih pada tahun pertama pemerintahan saat menghadiri Indonesia Economic Outlook 2026, Jumat (13/02).
Presiden menyampaikan berbagai capaian ekonomi merupakan hasil kerja kolektif jajaran pemerintah yang bekerja penuh dedikasi.
Baca Juga
Program Makan Bergizi Gratis Perkuat Fondasi Ekonomi Nasional dan Dorong Pertumbuhan Inklusif
“Semua pencapaian kita yang kita harus bangga adalah hasil kerja keras seluruh tim yang saya pimpin. Mereka sungguh-sungguh adalah putra-putri terbaik bangsa Indonesia,” tegas Presiden Prabowo di hadapan para duta besar negara sahabat, menteri, ekonom, akademisi, dan pelaku usaha.
Pada kesempatan yang sama, Menteri Koordinator Bidang Perekonomian Airlangga Hartarto memaparkan kinerja ekonomi nasional yang menunjukkan ketahanan dan fundamental semakin kuat.
Pertumbuhan ekonomi Indonesia tercatat sebesar 5,11% (yoy), ditopang konsumsi rumah tangga yang tumbuh solid sebesar 4,98%. Capaian tersebut mencerminkan efektivitas stimulus ekonomi yang tepat sasaran, stabilitas harga yang terjaga, serta meningkatnya mobilitas masyarakat dan aktivitas ekonomi, termasuk pada momentum hari besar keagamaan dan periode Nataru.
Memasuki 2026, pemerintah menargetkan pertumbuhan ekonomi mencapai 5,4% dengan potensi hingga 5,6%. Target tersebut akan didukung penguatan mesin produksi nasional, mulai dari belanja pemerintah, investasi swasta, hingga optimalisasi peran Danantara sebagai katalis investasi strategis.
Baca Juga
Airlangga Pastikan Ekonomi Indonesia Siap 'Take Off', Dua Mesin Ini Jadi Andalan
“Seperti pesawat yang sempat tertunda lepas landas di masa lalu karena gangguan global, kini kita siapkan seluruh mesin produksi untuk bergerak selaras. Dalam dua tahun ke depan, kita optimistis ekonomi Indonesia siap take off menuju pertumbuhan yang lebih tinggi dan berkelanjutan,” ujar Airlangga.
Kehadiran Presiden Prabowo dalam Indonesia Economic Outlook 2026 mencerminkan komitmen kuat pemerintah untuk menjaga arah kebijakan ekonomi tetap solid, adaptif, dan terintegrasi lintas sektor.
Pemerintah memandang fase saat ini sebagai momentum akselerasi untuk meningkatkan daya saing nasional, memperkuat iklim investasi, serta menghadirkan lebih banyak kesempatan kerja berkualitas bagi masyarakat.

