Soal Pertumbuhan Ekonomi 2025, Menko Airlangga: Sudah Sesuai Target Pemerintah
Poin Penting
|
JAKARTA, investortrust.id – Menteri Koordinator Bidang Perekonomian Airlangga Hartarto mengungkap bahwa pertumbuhan ekonomi sebanyak 5,11% sepanjang 2025 sudah sejalan dengan sejumlah program yang telah dilaksanakan pemerintah.
“Saya pikir itu sesuai dengan program pemerintah, di mana pemerintah menggelontorkan fiskal, yaitu bantuan sosial, dan terlihat konsumsi juga meningkat,” kata Airlangga di Istana Kepresidenan, Jakarta, Kamis (5/2/2026).
Baca Juga
Ekonomi Indonesia 2025 Tumbuh 5,11%, Konsumsi dan Investasi Sumbang 82,65% PDB
Airlangga menuturkan sejumlah sektor utama, seperti industri, perdagangan, dan pertanian, mencatatkan pertumbuhan yang baik dan menjadi pendorong konsumsi masyarakat. “Sektor riil tumbuh baik, bahkan di atas pertumbuhan ekonomi. Kemudian distribusi anggaran juga berjalan dengan baik. Jadi, semua engine bergerak,” ujarnya.
Meski masih berada di bawah target pemerintah, Airlangga menegaskan, pertumbuhan ekonomi akan terus didorong. Terutama dengan capaian pertumbuhan ekonomi pada kuartal IV-2025 yang sudah mencapai level 5,39% secara tahunan.
Sebelumnya, BPS melaporkan pertumbuhan ekonomi Indonesia pada 2025 mencapai 5,11% secara tahunan. Pertumbuhan tersebut ditopang oleh pengeluaran konsumsi rumah tangga serta pembentukan modal tetap bruto (PMTB) atau investasi.
“Konsumsi rumah tangga dan PMTB masih merupakan penyumbang utama PDB pada 2025 dengan akumulasi kontribusi sebesar 82,65%,” ujar Kepala BPS Amalia Adininggar Widyasanti dalam konferensi pers di Jakarta, Kamis (5/2/2026).
Baca Juga
BPS mencatat konsumsi rumah tangga tumbuh sebesar 4,98% secara tahunan, sementara investasi tumbuh 5,09% secara tahunan. Pertumbuhan konsumsi rumah tangga tercatat melambat dibandingkan 2024 yang sebesar 4,94% secara tahunan. Di sisi lain, investasi mengalami peningkatan dari 4,61% secara tahunan pada 2024 menjadi 5,09% secara tahunan pada 2025.
Sementara itu, pertumbuhan tertinggi dari sisi pengeluaran berasal dari ekspor yang tumbuh sebesar 7,03% secara tahunan. Pada tahun sebelumnya, pertumbuhan ekspor tercatat sebesar 6,61% secara tahunan.

