BP Tapera Sebut Realisasi Pendanaan Rumah Subsidi Capai Lebih dari 50%
JAKARTA, investortrust.id - Badan Pengelola Tabungan Perumahan Rakyat (BP Tapera) mengungkapkan, kinerja penyaluran rumah subsidi periode 1 Januari hingga 24 Juni 2025 telah tersalurkan sebanyak 114.799 unit atau sudah terealisasi 52,18% dari total kuota KPR FLPP 220.000 unit.
"Tercatat per 24 Juni 2025, penyaluran FLPP telah mencapai 114.799 unit rumah senilai Rp14,22 triliun," kata Deputi Komisioner Bidang Pemanfaatan Dana Tapera, Sid Herdi Kusuma dalam keterangannya, Rabu (25/6/2025).
Ia juga menyampaikan, saat ini sedang dipersiapkan adanya tambahan kuota penyaluran pembiayaan FLPP bersama Kementerian Keuangan (Kemenkeu) dan Kementerian Perumahan dan Kawasan Permukiman (PKP).
Diberitakan, Komisioner BP Tapera Heru Pudyo Nugroho memaparkan, kinerja penyaluran rumah subsidi hingga Senin (16/6/2025) telah tersalurkan sebanyak 190.296 unit sejak awal pemerintahan Presiden Prabowo Subianto.
“Sejak dimulainya pemerintahan Presiden Prabowo pada 20 Oktober 2024 hingga 16 Juni 2025, kami telah berhasil menyalurkan pembiayaan untuk 190.296 unit rumah subsidi melalui skema Tapera dan FLPP,” papar dia di Kantor Blue Bird, Jakarta Selatan, Selasa (17/6/2025) lalu.
Baca Juga
Rumah Subsidi Mungil 18 m² Tetap Layak Dihuni? Ini Kata Pakar Properti
Heru juga menyampaikan, penambahan kuota KPR FLPP sebanyak 350.000 unit menjadi target pemerintah dalam mewujudkan keinginan masyarakat berpenghasilan rendah (MBR) untuk memiliki rumah pertama mereka.
“Kami ditugasi oleh pemerintah sebagai penyalur KPR FLPP dari awal 2022, kita sudah menyalurkan kurang lebih pembiayaan 763.003 unit rumah senilai Rp 89,36 triliun. Dan tahun ini target kami tidak main-main, 350.000 unit rumah senilai kurang lebih Rp 43 triliun,” ungkap dia.
Pada kesempatan yang sama, Direktur Jenderal Perumahan Perkotaan Kementerian Perumahan dan Kawasan Permukiman (PKP), Sri Haryati menyatakan, pihaknya tengah menggenjot penambahan kuota perumahan rakyat skema fasilitas likuiditas pembiayaan perumahan (FLPP) yang ditargetkan mencapai 350.000 unit segera cair pada 5 Agustus 2025 mendatang.
“Kebetulan saya menjadi penanggung jawab FLPP bersama pak Heru (Komisioner BP Tapera, Heru Pudyo Nugroho), 5 Agustus (2025) 350.000 (unit) harus selesai. Nanti pak Heru mau upaya lagi sebesar 440.000 (unit). Insyaallah, capaian bisa tercapai,” kata Sri.

