Negosiasi Tarif Indonesia-AS Jalan Terus! Satgas Baru Siap Dukung Perubahan Besar
JAKARTA, investortrust.id - Sekretaris Kementerian Koordinator bidang Perekonomian Susiwijono Moegiarso menjelaskan, proses negosiasi tarif resiprokal dengan Amerika Serikat (AS) terus berjalan. Menurutnya, ada kemajuan negosiasi tarif resiprokal, meski tak dijelaskan secara terperinci.
“Progresnya bagus, jalan terus kita virtual (dengan United States Trade Representative/USTR),” kata pria yang akrab disapa Susi di kantornya, Jakarta, Rabu (7/5/2025).
Baca Juga
Harga Emas Antam Meroket Dampak Pelemahan Dolar dan Tarif Film Trump
Susi mengatakan, negosiasi yang dilakukan tim teknis mengalami kemajuan pada pekan ini. Meski demikian, Susi menekankan masih terdapat non-disclosure agreement (NDA) yang perlu ditandatangani. “Namun, sangat kondusif untuk perundingan di tingkat teknis,” jelas dia.
Susi mengatakan, target penyelesaian negosiasi tarif resiprokal tidak berubah yaitu 60 hari. Dia menyebut, paling lambat penyelesaian negosiasi pada 8 Juli atau 90 hari sejak 9 April 2025. “Paling 60 hari harus kita selesaikan,” ujar dia.
Susi menjelaskan, USTR terus membuka ruang diskusi dengan Indonesia mengenai penyelesaian tarif resiprokal. “Mudah-mudahan kita progresif, lebih maju dari negara lain,” ucap dia.
Satgas Deregulasi dan PHK selesai pekan ini
Susi menjelaskan di tengah negosiasi tarif, Indonesia juga membuka ruang perubahan sejumlah aturan di bidang perdagangan. Salah satu langkah untuk mengubah aturan itu melalui Satuan Tugas (Satgas) Deregulasi.
Baca Juga
Prabowo Setujui Pembentukan 3 Satgas, Tangani Tarif Trump, PHK, dan Deregulasi
Satgas Deregulasi ini masih dalam proses penyelesaian. Susi menyatakan, Keputusan Presiden (Keppres) Satgas Deregulasi telah rampung dan sedang dalam pengajuan ke Kementerian Sekretariat Negara (Kemensetneg). Selain Satgas Deregulasi, pemerintah juga tengah menyelesaikan aturan soal dua satgas lainnya.
“Jadi tiga satgas sudah selesai semua ya, Satgas PHK, Satgas perundingan Indonesia-Amerika, dan Satgas Deregulasi,” ujar dia.
Susi menjelaskan aturan mengenai ketiga satgas ini akan selesai pekan ini. “Targetnya minggu ini selesai,” kata dia.

