Pemerintah Optimistis Pertumbuhan Ekonomi RI di Atas 5% pada Kuartal IV-2023
JAKARTA, Investortrust.id – Pemerintah melalui Kementerian Kooordinator Bidang Perekonomian optimistis pertumbuhan ekonomi Indonesia mencapai 5% pada kuartal IV-2023. Prediksi itu melanjutkan catatan pertumbuhan ekonomi Indonesia yang berada di kisaran 5% selama 8 kuartal berturut-turut.
Hal tersebut disampaikan Sekretaris Kemenko Perekonomian, Susiwijono Moegiarso saat membuka Investortrust Economy Outlook 2024 yang digelar di Artotel Suites Mangkuluhur, Jakarta Pusat, Kamis (25/1/2024).
Baca Juga
Ketidakpastian Global Tinggi, Pengusaha Minta Pemerintah Jaga Kondusivitas Iklim Investasi
Dia optimistis pertumbuhan berada pada angka 5%, meski pertumbuhan ekonomi Indonesia sempat berada di angka 4,94% pada Kuartal III-2023.
"Beberapa hal yang tadi kami sampaikan. Pertumbuhan ekonomi. Ini konfirm 8 kuartal berturut-turut kisaran 5%. Kuartal 4 kami yakin masih di atas 5%," ucapnya.
Keyakinan itu didasari pada fundamental ekonomi Indonesia yang masih terjaga. Pertama, yaitu inflasi yang masih terkendali di angka 2,61% dan di bawah rata-rata negara maju dan negara berkembang.
Baca Juga
Realisasi Investasi Tembus Rp 1.418 Triliun di 2023, Sektor Sekunder Sumbang 52%
Lalu rasio utang pemerintah terhadap PDB (Produk Domestik Bruto) 2019-2024 yang berada di angka 39%. Angka itu masih jauh di bawah rata-rata negara maju dan negara berkembang lainnya.
"Kemudian terkait probabilitas resesi kita di angka 5%. Dengan kata lain kita masih jauh dari probabilitas resesi," ucapnya.
Dari segi unsur penyokong, pertumbuhan ekonomi Indonesia didominasi oleh dukungan konsumsi rumah tangga dan PMTB (Pembentukan Modal Tetap Bruto). Konsumsi rumah tangga meski turun tapi cenderung stabil di angka 52,62%. Sementara PMTB mengalami kenaikan menjadi 29,68%.
"Peranan konsumsi rumah tangga dan PMTB, khususnya investasi dan sebagainya masih cukup dominan. Karena dua ini saja kalau di total sudah 85% lebih," tuturnya.

