Wakil Ketua DPR Ingin Beri Kesempatan Pemerintah Kelola Pertumbuhan Ekonomi 3-4 Bulan
JAKARTA, investortrust.id - Wakil Ketua DPR Adies Kadir menilai perekonomian Indonesia masih cukup kuat untuk saat ini. Untuk itu parlemen meminta publik memberi kesempatan bagi pemerintah untuk menunjukkan hasil dari efisiensi anggaran.
“Kita beri kesempatan lah ini, 3 sampai 4 bulan, lah kita beri kesempatan ini kementerian,” kata Adies di kompleks DPR, Jakarta, Kamis (6/3/2025).
Setelah periode tersebut, Adies baru bisa mengeluarkan komentar dan evaluasi mengenai efisiensi anggaran yang berlangsung. Menurutnya, kondisi perekonomian negara emmang tengah diproyeksikan akan mengalami periode yang sulit. Namun Adies yakin proses efisiensi akan menghasilkan pertumbuhan ekonomi di kemudian hari.
“Bu Menteri (Keuangan) pasti juga akan berkoordinasi dengan K/L lain, tidak mungkin juga kementerian lain. Jadi, kita biarkan pemerintah bekerja dengan baik sampai enam bulan ke depan,” kata dia.
Baca Juga
Efisiensi Anggaran Akan Topang Danantara dan MBG demi Pertumbuhan
Adies menyebut saat ini perbedaan yang termuat di Rencana Pembangunan Jangka Menengah Nasional (RPJMN) 2025-2029 dan asumsi makro 2025 akan dikoordinasikan dengan Kementerian Keuangan.
“Dengan Bappenas juga akan dikoordinasikan,” ujar dia.
Dalam dokumen RPJMN 2025-2029 yang termuat dalam Peraturan Presiden Nomor 12 Tahun 2025, target pertumbuhan ekonomi Indonesia 2025 sebesar 5,3% dan menjadi 8% pada 2029.
Sementara asumsi makro pertumbuhan ekonomi 2025 yang menetapkan target 5,2%, termuat dalam Undang-Undang Nomor 62 Tahun 2024 tentang Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara TA 2025.
Sedangkan dalam sasaran ekonomi makro, target untuk mencapai 8% itu akan dipenuhi dalam beberapa tahun. Setelah target pertumbuhan ekonomi 5,3%, berikutnya pemerintah menargetkan pertumbuhan sebesar 6,3% pada 2026, lalu sebesar 7,5% pada 2027. Selanjutnya pemerintah menargetkan 7,7% pada 2028 dan 8% pada 2029.

