Rupiah Menguat Tipis setelah Kabinet Merah Putih Dilantik
JAKARTA, investortrust.id - Nilai tukar (kurs) rupiah menguat tipis terhadap indeks dolar Amerika Serikat (AS) pada perdagangan Senin (21/10/2024), usai Presiden Prabowo Subianto melantik jajaran Kabinet Merah Putih.
Rupiah berdasarkan Jakarta Interbank Spot Dollar Rate (Jisdor) Bank Indonesia (BI) menguat tipis 1 poin ke level Rp 15.465 per dolar AS dari sebelumnya Rp 15.466.
Baca Juga
Kurs Rupiah Menguat saat Prabowo Panggil Calon Anggota Kabinet ke Hambalang
Sementara itu, di pasar spot valas, kurs rupiah yang ditransaksikan antarbank melemah terhadap dolar AS. Dilansir Yahoo Finance, mata uang NKRI hingga pukul 15.50 WIB bergerak melemah 31 poin (0,20%) ke level Rp 15.490 per dolar AS. Adapun dalam perdagangan sebelumnya, mata uang Garuda bertahan di posisi Rp 15.459.
Menurut Direktur PT Laba Forexindo Berjangka, Ibrahim Assuaibi, pasar masih menimbang-nimbang susunan Kabinet Merah Putih yang diumumkan Presiden Prabowo. Kabinet Merah Putih merupakan kombinasi antara nama-nama lama dan baru.
"Jumlah kabinet yang diumumkan Presiden Prabowo sejauh ini masih dianggap cenderung gemuk,” kata Ibrahim dalam keterangannya, Senin (21/10/2024).
Presiden Prabowo Subianto melantik 48 menteri dan lima pejabat setingkat menteri di Istana Negara, Jakarta, Senin (21/10/2024). Para menteri dan pejabat setingkat menteri yang dilantik terdiri atas tujuh menteri koordinator (menko), 41 menteri teknis, dan lima pejabat setingkat menteri.
Baca Juga
Para menko yang dilantik yaitu Menko Politik dan Keamanan (Polkam) Budi Gunawan, Menko Hukum dan HAM, Imigrasi, dan Pemasyarakatan Yusril Ihza Mahendra, Menko Perekonomian Airlangga Hartarto, dan Menko Pangan Zulkifli Hasan (Zulhas).
Itu belum termasuk Menko Pembangunan Manusia dan Kebudayaan (PMK) Pratikno, Menko Pemberdayaan Masyarakat Muhaimin Iskandar atau Cak Imin, serta Menko bidang Infrastruktur dan Pembangunan Kewilayahan Agus Harimurti Yudhoyono (AHY).

