Bapanas Sebut Harga 3 Komoditas Pangan Ini Masih akan Melonjak, Apa Saja?
JAKARTA, Investortrust.id - Kepala Badan Pangan Nasional (Bapanas) Arief Prasetyo memproyeksikan harga tiga komoditas pangan masih akan mengalami kenaikan tinggi.
Hal itu diungkapkannya dalam Rapat Koordinasi Pengendalian Inflasi Tahun 2023. Ia menyebut tiga komoditas pangan tersebut yakni beras, jagung, dan gula.
Berdasarkan data yang dihimpun pihaknya, Arief mengungkapkan semua komoditas rata-rata memiliki harga yang flat di tingkat produsen. Namun hal lain justru terjadi di konsumen akibat stok yang terbatas.
Baca Juga
"Kalau kita lihat ada 3 produk yang ke depan ini akan naik, yang pertama masih beras, kemudian jagung, dan gula," ucapnya secara virtual, Senin (6/11/2023).
Menurutnya, prediksi lonjakan harga jagung tersebut harus segera diintervensi. Jika tidak, maka hal tersebut akan berdampak pada harga telur dan juga ayam karena jagung merupakan komponen utama untuk pakan ternak.
Untuk itu, kata Arief, pihaknya akan mengimpor jagung sebanyak 250.000 ton yang akan masuk ke Tanah Air pada November ini guna mengatasi defisit stok dibanding jumlah kebutuhan.
Baca Juga
Kementan Bakal Akselerasi Luas Tanam Padi dan Jagung di 2024
"Importasi 250.000 ton akan datang di pertengahan November dan akan di-share ke peternak mandiri," terang Arief.
Berdasarkan data panel harga pangan di Bapanas pada Senin (6/11/2023) hingga pukul 17.45 WIB ini, harga beras premiun mengalami kenaikan sebesar 0,20% menjadi Rp 15.000 per liter. Sementara beras medium naik senilai 0,15% menjadi Rp 13.190.
Sementara untuk jagung, harganya naik sebesar 0,42% menjadi Rp 7.140 per kilogram (kg), serta gula konsumsi naik 0,19% dan harganya kini menjadi Rp 16.060 per kg. (CR-9)

