Jadi Rp7,1 Triliun Anggaran untuk KKP di 2024
JAKARTA, Investortrust.id -Badan Anggaran DPR RI dalam rapat kerja soal RUU APBN 2024 menyetujui tambahan alokasi anggaran sebesar Rp57,1 miliar untuk komponen belanja gaji pegawai di Kementerian Kelautan dan Perikanan. Dengan demikian pagu anggaran KKP menjadi jadi Rp7,10 triliun di tahun 2024.
Sebelumnya pada Rapat Kerja Komisi IV DPR RI sebelumnya (31/8), KKP mendapatkan alokasi anggaran sebesar Rp7,04 triliun,
“Berdasarkan pembahasan bersama Badan Anggaran DPR RI, perihal RUU APBN 2024 yang telah disampaikan Ketua Komisi IV, KKP mendapatkan alokasi tambahan anggaran sebesar Rp57,1 miliar untuk komponen belanja gaji pegawai sehingga pagu anggaran KKP menjadi jadi Rp7,10 triliun,” ujar Menteri Kelautan dan Perikanan Trenggono dalam Rapat Kerja Komisi IV DPR RI yang ebrlangsung secara hibrida di Jakarta, Kamis (14/9/2023).
Baca Juga
Parlemen Setujui Tambahan Pagu Anggaran di Kelautan dan Perikanan
Dari total anggaran yang didapat, pihaknya akan mengalokasikan sebesar Rp659,66 miliar untuk Sekretariat Jenderal (Setjen), kemudian Inspektorat Jenderal sebesar Rp87,25 miliar, Direktorat Jenderal (Ditjen) Perikanan Tangkap sebesar Rp946,54 miliar.
Sementara Ditjen Perikanan Budi Daya sebesar Rp1,22 triliun, Ditjen Pengawasan Sumber Daya Kelautan dan Perikanan (PSDKP) sebesar Rp1,14 triliun, Ditjen Penguatan Daya Saing Produk Kelautan dan Perikanan (PDSKP) Rp386,88 miliar.
Ditjen Pengelolaan Kelautan dan Ruang Laut (PKRL) sebesar Rp657,63 miliar, sementara untuk Badan Penyuluhan dan Pengembangan Sumber Daya Manusia Kelautan dan Perikanan (BPPSDM KP) sebesar Rp1,47 triliun serta Badan Pengendalian dan Pengawasan Mutu Hasil Kelautan dan Perikanan sebesar Rp529,61 miliar.
Dalam kesempatan yang sama, Anggota Komisi IV DPR RI Ansy Lema mengungkapkan, pihaknya menyetujui anggaran yang dipaparkan Menteri Trenggono. Ia pun berharap anggaran ini dapat dikelola dengan baik sehingga tepat sasaran.
“Harapan kami anggaran terbatas ini dikelola dengan baik sehingga tepat sasaran dan ujungnya bisa berikan peningkatan terhadap nilai tukar nelayan,” ujarnya dilansir Antara.

