Pemerintah Gelontorkan Rp 11,25 Triliun untuk BLT Mitigasi Pangan, Ini Tujuannya!
JAKARTA, investortrust.id – Menko Perekonomian, Airlangga Hartarto menegaskan, pemerintah memberikan Bantuan Langsung Tunai (BLT) agar inflasi 2024 sesuai target 2,5% plus minus 1%.
Pemerintah akan menggelontorkan Rp 11,25 triliun untuk BLT mitigasi pangan bagi 18,8 juta keluarga penerima manfaat. BLT ini akan diberikan dari Januari hingga Maret 2024.
“Pemerintah telah memutuskan program bantuan pangan pangan. Bantuan pangan beras diberikan sampai Juni sebanyak Rp 10 kg dan BLT mitigasi risiko pangan untuk tiga bulan,” kata Airlangga di Kantor Kemenko Perekonomian, Jakarta, Senin (29/01/2024).
Baca Juga
Menko Airlangga: Penyaluran Bantuan Pangan dan BLT Tepat Sasaran dan Lancar
Menurut Airlangga, BLT tersebut akan disalurkan pada Februari 2024 sebesar Rp 200.000 per bulan atau Rp 600.000 untuk tiga bulan yang diberikan melalui PT Pos Indonesia (Persero).
“Ini menggantikan program El Nino yang tahun kemarin diberikan pada akhir tahun sebesar Rp 200.000 per bulan selama dua bulan,” ujar dia.
Pada high level meeting yang digelar bersama Gubernur Bank Indonesia (BI) Perry Warjiyo, Menteri Keuangan (Menkeu) Sri Mulyani Indrawati, Menteri Dalam Negeri Tito Karnavian, dan Plt Kepala Badan Pusat Statistik (BPS) Amalia Adininggar Widyasanti, sasaran inflasi 2025, 2026, dan 2027 disepakati sebesar 2,5% plus minus 1%.
Baca Juga
Menko Perekonomian: Realisasi Penyaluran BLT El Nino via Pos Indonesia Capai 91%
“Selanjutnya Tim Pengendali Inflasi Pusat (TIPI) juga akan melaksanakan rapat koordinasi nasional pada Juni dengan tema pengamanan produksi dan peningkatan efisiensi rantai pasok untuk mendukung stabilitas harga,” papar dia.
Menkeu Sri Mulyani Indrawati mengatakan, BLT mitigasi pangan akan disalurkan langsung. Meski demikian, pihaknya masih berkoordinasi mengenai data dengan Kementerian Sosial. “Kalau data segala macam tadi masih dikoordinasikan,” tutur Sri Mulyani.

