Pimpin Upacara HUT ke 81 RI Airlangga Ajak ASN Wujudkan Kemandirian Ekonomi
Poin Penting
|
JAKARTA, Investortrust.id – Menteri Koordinator Bidang Perekonomian Airlangga Hartarto memimpin Upacara Peringatan Hari Ulang Tahun ke-81 Kemerdekaan Republik Indonesia di lingkungan Kementerian Koordinator Bidang Perekonomian pada Senin, 17 Agustus 2026. Peringatan kemerdekaan tahun ini ditegaskan sebagai momentum penting untuk melanjutkan estafet perjuangan melalui kerja nyata dalam mewujudkan kemandirian perekonomian bangsa serta menyiapkan fondasi pertumbuhan jangka panjang menuju Indonesia yang berdaulat, adil, dan makmur.
Dalam amanatnya, Menko Airlangga menyampaikan dukacita mendalam atas musibah gempa yang melanda masyarakat di sejumlah wilayah Provinsi Nusa Tenggara Timur. Beliau mendoakan agar masyarakat yang terdampak senantiasa diberikan kekuatan serta seluruh proses penanganan dan pemulihan dapat berjalan dengan lancar.
Di tengah tantangan dinamika geopolitik, revolusi teknologi artificial intelligence, dan perubahan iklim, Indonesia terbukti tetap mampu menjaga ketahanan perekonomian nasional. Ketahanan ini didukung oleh berbagai stimulus ekonomi yang dikoordinasikan Pemerintah untuk menjaga pertumbuhan, stabilitas, serta mendorong penciptaan kesejahteraan masyarakat.
Capaian positif perekonomian nasional tercermin dari Tingkat Pengangguran Terbuka yang turun menjadi 4,65% pada Mei 2026 dan tingkat kemiskinan yang menyusut menjadi 8,07%. Selain itu, realisasi investasi pada semester pertama tahun 2026 berhasil mencapai Rp1.040,6 triliun dan menyerap 1,4 juta lapangan kerja baru, disamping jalannya 26 proyek hilirisasi yang telah dicanangkan.
Upaya memperkuat kemandirian ekonomi juga ditempuh melalui kebijakan strategis seperti penerapan biodiesel B50 untuk kemandirian energi dan diplomasi perdagangan internasional. Saat ini, Indonesia telah memiliki 25 perjanjian perdagangan yang berlaku serta 13 perjanjian lain yang masih dalam tahap perundingan.
Guna menjaga momentum pertumbuhan, Presiden Republik Indonesia telah menetapkan 10 program transformasi pada tahun 2027. Kemenko Perekonomian mengoordinasikan sejumlah program kunci, meliputi Bursa Komoditas Indonesia, optimalisasi aset BUMN, pembangunan 100 gigawatt PLTS, Pusat Finansial Internasional Indonesia, management development, elektrifikasi kendaraan, hingga program dwi kenegaraan terbatas untuk talenta istimewa dan keahlian strategis.
Untuk mendukung keberhasilan transformasi ekonomi tersebut, Menko Airlangga menginstruksikan seluruh jajaran Kemenko Perekonomian agar menerapkan core values ASN BerAKHLAK, yaitu Berorientasi pelayanan, Akuntabel, Kompeten, Harmonis, Loyal, Adaptif, dan Kolaboratif.
Baca Juga
Sarasehan Kebangsaan KSTI 2026, Prabowo Ajak Kampus Jadi Motor Kemandirian Ekonomi
"Hari ini, di lingkungan Kemenko Perekonomian, estafet perjuangan harus kita lanjutkan dengan mewujudkan kemandirian perekonomian bangsa dan menyiapkan fondasi pertumbuhan jangka panjang untuk mencapai Indonesia yang berdaulat, adil, dan makmur. Setiap regulasi yang dirumuskan, setiap koordinasi yang dijalankan, adalah bentuk perjuangan nyata untuk mengisi kemerdekaan Indonesia," ujar Menko Airlangga, Senin (17/8/2026).
"Nilai tersebut harus menjadi landasan etika, integritas untuk menghadirkan kebijakan publik yang berdampak nyata bagi kemajuan bangsa," tegas Menko Airlangga.
"Pada seluruh jajaran Kemenko Perekonomian mari kita isi kemerdekaan dengan kerja nyata agar kegiatan ekonomi berdampak untuk masyarakat Indonesia. Teruslah berkolaborasi untuk suksesnya program Prioritas Pemerintah Republik Indonesia," pungkas Menko Airlangga.
Pada upacara tersebut, diserahkan pula Tanda Kehormatan Satyalancana Karya Satya dari Presiden Republik Indonesia kepada 20 orang PNS di lingkungan Kemenko Perekonomian yang telah mengabdi selama 20 hingga 30 tahun sebagai apresiasi atas dedikasi dan kesetiaan mereka.

