Kembali Balapan di Shanghai Setelah Absen 4 Tahun, Zhou Guanyu Emosional
SHANGHAI, investortrust.id – Pembalap Sauber Zhou Guanyu menantikan balapan kandang di Shanghai International Circuit, akhir pekan ini. Dia mengaku sangat termotivasi menjalani balapan Formula 1 di depan pendukungnya untuk pertama kalinya dalam empat tahun
Zhou Guanyu merupakan pembalap China pertama yang berkompetisi di Formula 1. Dia melakukan debut Formula 1 pada 2022. Dia dianggap sebagai salah satu pembalap China yang memiliki kemampuan bersaing melawan pengemudi-pengemudi dari belahan bumi lainnya.
Zhou Guanyu mengaku siap tampil di Shanghai untuk pertama kalinya. Pasalnya, GP China kembali masuk kalender Formula 1 musim ini setelah empat tahun vakum.
“Dua peluang akhir pekan ini dengan format balapan sprint. Kedengarannya sangat menarik, meski tidak banyak latihan setelah absen beberapa tahun di trek ini. Tapi, saya yakin kami punya potensi,” ujar Zhou Guanyu, di situs resmi Formula 1.
Baca Juga
Modal Juara MotoGP Amerika Serikat, Maverick Vinales Siap Tampil di Jerez
“Senang bisa kembali. Senang bisa melihat semua fasilitas trek tempat saya dulu berada di sisi lain sirkuit, di sini, menonton di tribun, menjadi penggemar Formula 1, dan kemudian kembali ke sini sebagai pembalap Formula 1,” tambah Zhou Guanyu.
Zhou Guanyu juga mengaku balapan utama pada Minggu (231/4/2024) bisa menjadi momen emosional. Tapi, dia menegaskan fokus di trek.
“Ketika saya menyadari bahwa balapan kandang tidak akan terjadi selama dua tahun berturut-turut, fokus saya hanya mencoba melakukan yang terbaik. Saya tahu akan ada emosi yang campur-aduk di akhir pekan ini, terutama saat lagu kebangsaan dinyanyikan dan kenangan itu tercermin di pikiran saya,” ungkap Zhou Guanyu.
“Sebagai pembalap, saya pikir hal yang paling penting dan kritis adalah melakukan pekerjaan dengan benar di trek, mencoba mencetak poin, dan memberikan hasil maksimal yang saya miliki. Saya merasa kami punya potensi,” pungkas Zhou Guanyu.
Baca Juga
Kisah Sedih Kento Momota, Juara Dunia Bulutangkis Asal Jepang Pensiun di Usia 29 Tahun

