Anthony Joshua Libas Jake Paul, Duel Sarat Kontroversi Raup Rp1,6 Triliun
Poin Penting
|
MIAMI, investortrust.id – Pertarungan antara mantan juara dunia kelas berat Anthony Joshua melawan YouTuber sekaligus petinju profesional Jake Paul berakhir dengan kemenangan telak Joshua. Alih-alih menuai pujian, duel ini justru memicu perdebatan sengit di kalangan publik.
Duel kontroversial yang murni bisnis ini digelar di Kaseya Center, Miami, Sabtu (20/12/2025) pagi WIB. Awalnya, semua berjalan sesuai rencana layaknya tinju profesional sesungguhnya.
Joshua tampil dominan sejak ronde pertama hingga wasit menghentikan pertandingan di ronde keenam. Paul beberapa kali terjatuh dan bahkan mengalami cedera serius berupa patah rahang di dua titik akibat pukulan keras Joshua.
Baca Juga
Kontingen Tinju Indonesia Tutup SEA Games 2025 dengan Sekeping Emas
Ketimpangan kualitas membuat duel ini dianggap sebagai salah satu pertarungan paling timpang dalam sejarah tinju modern.
Secara fisik dan pengalaman, Joshua jelas unggul. Petinju asal Inggris berusia 36 tahun itu memiliki kelebihan tinggi badan, bobot, serta jam terbang di level elite. Sebaliknya, Paul yang baru mengantongi 13 laga profesional tampak kesulitan memberikan perlawanan berarti.
Sorakan kekecewaan menggema di arena. Wasit Christopher Young sempat menegur kedua petinju karena gaya bertarung yang dianggap tidak menghibur. Paul lebih banyak bertahan, menghindari kontak langsung. Bahkan, dia beberapa kali memeluk kaki Joshua untuk menahan serangan.
Meski kualitas pertarungan dipertanyakan, nilai komersialnya tetap luar biasa. Netflix menyiarkan duel ini sebagai bagian dari ekspansi mereka ke dunia tinju profesional. Walau menuai kritik karena dianggap tidak seimbang, laga Joshua vs Paul diprediksi menyedot jutaan penonton global, mengikuti tren pertarungan hiburan sebelumnya.
Laporan sementara sejumlah media menyebut, meski penonton melontarkan cemoohan sepanjang laga, kedua petarung tetap meraih bayaran fantastis. Total pendapatan diperkirakan mencapai US$100 juta (Rp1,6 triliun).
"Ada banyak hal yang dipertaruhkan dalam pertarungan ini. Banyak tekanan, banyak harapan, jadi saya harus tampil. Banyak orang meragukan saya. Saya melihat (Presiden WBC) Mauricio Sulaiman memasang foto Jake, dia tidak memasang foto saya," ujar Anthony Joshua menyebut alasan tampil serius melawan Jake Paul, dilansir Sky Sports.
Sebelumnya, Jake Paul, pendiri Most Valuable Promotions, mengklaim dirinya membawa dampak besar bagi bisnis tinju. Tapi, sejumlah pengamat menilai tren selebritas melawan petinju elite berisiko merusak citra olahraga sekaligus membahayakan keselamatan atlet.
"Banyak orang tidak menghormati saya sehingga ada banyak tekanan, dan saya memikul tanggung jawab atas tinju. Itulah intinya. Saya menganggap Jake seserius yang diperlukan. Tapi, yang terpenting, saya menganggap diri saya seserius yang diperlukan. Saya menghormati diri saya sendiri, saya menghormati tinju," tambah Anthony Joshua.
Baca Juga
Oleksandr Usyk vs Daniel Dubois, Duel Tinju Kelas Berat Bernilai Rp3,2 Triliun

