Keren Abis! Ada Jembatan Kaca Rp 15,7 Miliar di Langit Bromo
JAKARTA, investortrust.id – Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR) tengah merampungkan penataan Kawasan Strategis Pariwisata Nasional (KSPN) Bromo Tengger Semeru (BTS) Tahap I. Daya Tarik utama KSN ini adalah jembatan kaca di langit Bromo sepanjang 120 meter dengan tinggi sekitar 80 meter yang dibangun dengan nilai investasi Rp 15,7 miliar.
Menurut Direktur Pengembangan Kawasan Permukiman (PKP), J Wahyu Kusumosusanto, jembatan kaca yang membentang seperti melintasi awan dengan lebar 1,8 meter hingga 3 meter ini terletak di kawasan Seruni Point BTS. Progres fisik penataan kawasan Seruni Point hampir mencapai 100% dan siap diresmikan pada awal 2024.
“Proyek tahap I ini dibangun mulai September 2022 dengan investasi Rp 15,7 miliar. Kontraktor pelaksananya PT Sasmito, dengan konsultan manajemen konstruksi kerja sama operasi (KSO) PT Yodya Karya - Indah Karya,” kata Wahyu dalam keterangan tertulis yang diterima investortrust.id di Jakarta, Minggu (24/12/2023).
Baca Juga
Infrastruktur Nomor Satu
Sementara itu, Menteri PUPR, Basuki Hadimuljono dalam keterangan resminya mengatakan, pembangunan infrastruktur di setiap KSPN dilakukan secara terpadu, baik dari segi penataan kawasan, jalan, penyediaan air baku dan air bersih, pengelolaan sampah, maupun sanitasi. Begitu pula dari sisi perbaikan hunian penduduk melalui rencana induk pembangunan infrastruktur.
"Untuk pariwisata, pertama yang harus diperbaiki infrastrukturnya, kemudian amenities dan event, baru promosi besar-besaran. Kalau hal itu tidak disiapkan, nanti wisatawan cuma datang sekali dan tidak akan kembali lagi. Itulah yang harus kita jaga betul,” tegas Menteri Basuki.
Di sisi lain, Kepala Balai Geoteknik Terowongan dan Struktur (BGTS) Direktorat Jenderal Bina Marga Kementerian PUPR, Fahmi Aldiamar mengungkapkan, jembatan kaca di Bromo telah melalui uji beban (loading test) untuk menguji performa struktur dan keamanan jembatan.
Baca Juga
Pergerakan Wisnus Cenderung Naik, Wamenparekraf Sebut Ada Gairah Pariwisata Domestik
Alhasil, kata dia, jembatan kaca yang membentang tinggi di udara itu mampu memberikan jaminan keamanan dan keselamatan bagi wisatawan setelah dioperasikan.
“Dari uji beban, diperoleh hasil bahwa jembatan kaca tersebut dapat memikul beban hingga 8,4 ton atau setara dengan 100 orang. Namun, dalam tahap operasional perlu dipertimbangkan kembali kepadatannya dari segi keamanan dan kenyamanan pengunjung,” papar Fahmi.

