Eks Pemain Napoli Valon Behrami Kritik Presiden Klub Atas Hasil Buruk Musim ini
NAPOLI, investortrust.id – Mantan gelandang Napoli Valon Behrami menyalahkan ego presiden klub, Aurelio de Laurentiis, atas keruntuhan skuad musim ini setelah meraih Scudetto musim lalu.
I Partenopei memenangkan gelar Serie A pertama mereka dalam lebih dari 30 tahun. Tapi. Luciano Spalletti pergi setelah itu dan Kim Min-jae dijual ke Bayern Muenchen dengan harga yang cukup menguntungkan.
Meski sebagian besar tim masih sama, Napoli mengalami kesulitan, baik di bawah asuhan Rudi Garcia maupun saat ini di bawah kepemimpinan Walter Mazzarri.
Baca Juga
Kevin de Bruyne Punya Segudang Ambisi Setelah Sepenuhnya Bebas Cedera
Menurut Valon Behrami, yang paling bertanggung jawab atas krisis di Stadio Diego Armando Maradona adalah Aurelio de Laurentiis. “Minggu demi minggu, persaingan Liga Champions menjadi semakin rumit,” ucap Valon Behrami kepada Rai Radio 1 Sport.
“Telah terjadi kebingungan dan kekacauan sejak awal musim. Pada Januari, strategi transfer sepertinya tidak bergantung pada jenis sistem yang ingin mereka pilih. Setiap minggu kami melihat sistem taktis yang berbeda dan itu tidak membantu,” ungkap Valon Behrami.
Valon Behrami menyebut, ada juga ketegangan di balik layar dengan Piotr Zielinski menolak menandatangani kontrak baru dan menuju Inter Milan sebagai pemain bebas. Sementara Victor Osimhen berada di Piala Afrika bersama Nigeria dan berpotensi pergi di musim panas mendatang.
“Bersamaan dengan situasi tersebut, periode setelah Scudetto ditangani dengan cara yang sangat kacau dan membingungkan. Ego yang besar dari sang presiden muncul. Dia ingin menunjukkan lagi dan lagi bahwa dirinya sangat menentukan dalam meraih gelar juara,” kata Valon Behrami.
“Ketika anda berada dalam situasi ketidakpastian dan kebingungan, anda akan kesulitan menemukan identitas, seperti yang terjadi pada Rudi Garcia dan sekarang juga terjadi pada Walter Mazzarri,” pungkas Valon Behrami.
Baca Juga
Thomas Tuchel Banjir Kritik, Harry Kane Memberikan Pembelaan

