Kedubes India Gaungkan Makna Yoga di Indonesia
JAKARTA, investortrust.id - Kedutaan Besar (Kedubes) India menyelenggarakan Hari Yoga Internasional ke-10 yang digelar di Hotel Arya Duta, Jakarta, Jumat (21/6/2025), bertepatan dengan Hari Musik Sedunia. Melalui perhelatan ini, Kedubes India ingin menggaungkan makna yoga ke segenap penjuru Tanah Air.
Dua momen dunia yang berpadu dalam satu panggung ini menciptakan harmoni yang tak hanya terasa dalam gerakan dan napas. Juga dalam irama dan kebersamaan.
“Hari ini kita akan melakukan yoga, lalu menikmati musik, dan tentu saja, jangan lupa makan siang. Hari ini makan siangnya vegetarian,” ujar Duta Besar India (Dubes) untuk Indonesia, Sandeep Chakravorty yang membuka acara itu dengan penuh keceriaan, di Hotel Arya Duta, Jakarta, Sabtu (21/6/2025).
Baca Juga
Pada kesempatan yang sama, turut hadir perwakilan United Nations (UN) Resident Coordinator di Indonesia, Gita Sabharwal. “Peringatan Hari Yoga Internasional ke-10 memiliki makna khusus,” kata dia.
Menurut Dubes Sandeep, kehadiran perwakilan tertinggi Perserikatan Bangsa-Bangsa (PBB) di Indonesia menandai betapa pentingnya perayaan Yoga Day yang telah menyebar luas ke seluruh negeri.
“Pagi ini saja di Madiun, lebih dari 2.000 orang berkumpul melakukan yoga bersama. Ini menunjukkan bahwa yoga telah diterima secara luas dan dipahami manfaatnya oleh masyarakat Indonesia,” tutur dia.
Baca Juga
Hari Yoga Internasional Ditetapkan pada 21 Juni, Bagaimana Sejarahnya?
Tahun ini, tema Hari Yoga Internasional adalah “Yoga untuk Satu Bumi, Satu Kesehatan”, yang menekankan keterkaitan antara kesehatan manusia dan kesehatan bumi. Pesan ini menjadi sangat relevan di tengah tantangan global yang kian kompleks, baik dari sisi lingkungan maupun kesehatan masyarakat.
“Jika kita menjaga kesehatan kita, maka bumi akan ikut sehat. Dan sebaliknya, ketika bumi dalam kondisi yang baik, tubuh kita pun akan merasakan manfaatnya. Inilah harmoni yang ditawarkan yoga dengan diri sendiri, dengan masyarakat, dan dengan alam,” papar Dubes Sandeep.
Kehadiran aktris dan duta olahraga, Mikha Tambayong turut memberi warna pada acara tersebut. Mikha menekankan bahwa yoga bukan sekadar aktivitas fisik, melainkan jalan untuk meraih kedamaian dan kesadaran diri, terutama bagi masyarakat urban yang terjebak dalam hiruk pikuk kehidupan kota.
“Yoga bukan hanya soal fleksibilitas tubuh. Ini soal bagaimana kita menyelaraskan pikiran, tubuh, dan jiwa. Dalam hidup yang serba cepat seperti di Jakarta, dengan kemacetan, tekanan kerja, dan polusi, yoga menawarkan ruang untuk bernapas, untuk merasa hadir, dan untuk kembali ke dalam diri,” ujar Mikha.
Mikha Tambayong menyampaikan apresiasi mendalam kepada pemerintah India atas upaya berkelanjutan dalam mempromosikan yoga secara global. Ia menyebutnya sebagai ‘kebijaksanaan kuno yang telah menyentuh dan mengubah begitu banyak kehidupan’.
Acara kemudian dilanjutkan dengan Yoga Protocol bersama para guru yoga, diikuti sesi musik yang memperkuat rasa keterhubungan di antara para peserta dari berbagai latar belakang.

