Barcelona Suap Wasit? Pernyataan Cristiano Ronaldo 12 Tahun Lalu Diungkit Lagi
JAKARTA, investortrust.id – Caso Negreira yang mencuat membuat Barcelona jadi bulan-bulanan kritik. Berbagai pihak mulai membuka rekaman pertandingan El Barca di masa lalu. Salah satu yang cukup menarik akan keluhan Cristiano Ronaldo pada 2011 ketika Real Madrid disingkirkan El Barca dari Liga Champions.
Belum selesai dengan Barcagate, masalah Barcelona kembali muncul dalam bentuk Caso Negreira. Itu adalah skandal yang menuduh Barcelona di era Josep Maria Bartomeu menyuap Jose Maria Enriquez Negreira dari Komite Teknis Wasit Spanyol (CTA). Tuduhan serius itu mengancam Barcelona degradasi paksa ke kasta yang lebih rendah.
Menariknya, 12 tahun lalu, Cristiano Ronaldo pernah membuat tuduhan yang sama. Ketika itu, Real Madrid baru saja disingkirkan El Barca dari semfinal Liga Champions. Dalam dua pertandingan yang dijalani, CR7 merasa wasit selalu menguntungkan Barcelona.
Pada leg pertama ketika Real Madrid kalah 0-2, wasit asal Jerman Wolfgang Stark mengusir Pepe akibat melanggar Dani Alves. Padahal, dalam tayangan ulang, kaki bek Portugal tersebut tidak mengenai Dani Alves. Selanjutnya, Jose Mourinho dikeluarkan dari lapangan.
Kejadian aneh menurut Real Madrid kembali terjadi di leg kedua. Saat itu, UEFA menunjuk Franck de Bleeckere sebagai wasit. Wasit asal Belgia itu menganulir gol Gonzalo Higuain di awal babak kedua. Saat itu, Franck de Bleeckere menilai CR7 lebih dulu melanggar Javier Mascherano sebelum memberi umpan ke Gonzalo Higuain.
Baca Juga
Apa itu Caso Negreira? Skandal Suap Wasit yang Dituduhkan kepada Barcelona
Setelah pertandingan, Cristiano Ronaldo marah besar. Dia menuduh wasit berat sebelah. Bahkan, dia dengan lantang menyebut kelolosan Barcelona ke final banyak dibantu korps baju hitam.
“Tim kecewa. Tapi, kami tahu ini adalah perjuangan yang sulit. Nama laga ini adalah Mission Impossible IV. Sekali lagi wasit tidak ingin kami mendapatkan hasil akhir. Kami tahu kami bisa mengalahkan Barcelona. Tapi, wasit tidak membiarkannya,” kata Cristiano Ronaldo saat itu di situs resmi Los Blancos.
Cristiano Ronaldo mengungkit keputusan wasit pada dua pertandingan semifinal Liga Champions yang dijalani Real Madrid.
“Wasit menghilangkan peluang kami bermain di final. Siapapun yang tahu soal sepak bola pasti tahu Barcelona mendapat perlakuan khusus. Kami tahu sesuatu bakal terjadi. Kami tahu jika kami mencetak gol, segalanya akan dilakukan untuk mencegah kami lolos,” ungkap Cristiano Ronaldo.
“Ini tidak bagus untuk sepak bola. Kami seharusnya tetap berada di rumah dan membiarkan Barcelona bermain sendirian jika segalanya tak berubah. Barcelona punya kekuatan besar di luar lapangan. Kami bisa saja mendapat hasil seri tanpa insiden Dani Alves,” beber Cristiano Ronaldo.
“Kami memenangi Copa del Rey dengan bermain fair. Saya tidak merasa Barcelona lebih baik dari kami. Tapi, Barcelona mendapat banyak bantuan dari wasit,” ucap Cristiano Ronaldo.
Jika Pengadilan Spanyol pada akhirnya menyatakan Barcelona bersalah terkait Caso Negreira, keluhan Cristiano Ronaldo dkk 12 tahun lalu bisa didalami lagi. Sebab, bukan tidak mungkin tradisi menyuap wasit juga dilakukan Barcelona di kompetisi Eropa.
Baca Juga
Bahaya! Barcelona Terancam Hukuman Berat Terkait Skandal Suap Wasit

