Presiden Barcelona Joan Laporta Salahkan Real Madrid Terkait Skandal Suap Klubnya
JAKARTA, investortrust.id - Presiden Barcelona Joan Laporta menyalahkan Real Madrid atas tuduhan suap yang dialamatkan kepada klubnya. Dia mengklaim penyelidikan yang melibatkan tiga presiden terakhir El Barca digunakan penggemar El Real untuk mencoreng citra klub.
Barcelona saat ini sedang diselidiki atas dugaan suap terhadap wasit dalam rentang waktu 2001 hingga 2018. Ini skandal besar yang tidak main-main.
Namun, saat berbicara kepada Radio Catalunya, Joan Laporta mengklaim bahwa perubahan signifikan yang dilakukan Real Madrid di media dan pusat kekuasaan adalah penyebab bagaimana kasus ini dipublikasikan.
"Ada Madridismo sosiologis di pusat-pusat kekuasaan. Mereka memiliki banyak kekuatan. Saya telah berkompetisi melawan Madridismo sosiologis ini dan saya menang. Mereka takut apa yang terjadi di tahap pertama saya akan terulang kembali, kami menang banyak dan itu sangat merugikan mereka. Mereka sangat menderita," kata Joan Laporta.
Baca Juga
Besar Pasak Daripada Tiang, Barcelona Akui Banyak Utang karena Belanja Pemain Bintang
Hal ini semakin memperkuat keinginan Joan Laporta untuk mengatasi Los Blancos. "Saya membela kepentingan Barcelona. Semakin banyak komplikasi yang mereka berikan kepada saya, semakin saya mencintai Barcelona, dan tantangan yang mereka berikan kepada saya," ungkap Joan Laporta.
"Kami sudah terbiasa melawan hal ini. Madridismo ini ada di media, di dunia olahraga, di media umum. Kita harus menerima hal ini dengan normal. Tapi, sebagai aturan kita harus tahu bahwa kita harus bersaing melawannya. Mereka takut kami akan mengulangi apa yang telah kami lakukan, bahwa kami akan memenangkan segalanya lagi," beber Joan Laporta.
Joan Laporta sebelumnya meyakinkan para penggemar Barcelona bahwa kasus tersebut akan diarsipkan. Tapi, dia juga mengungkapkan kegelisahannya atas cara penyelidikan terhadap Barcelona.
"Dalam kasus Negreira, kita akan lihat apakah kita bisa diadili. Saya seorang pengacara dan saya tenang karena ini tidak bisa berhasil. Kami memiliki tim hukum yang sangat baik. Suporter Real Madrid memanfaatkan kasus Negreira untuk mencoreng nama Barcelona dan sejarahnya," pungkas Joan Laporta.
Baca Juga
Bek Barcelona ini Kagum dengan Penampilan Jude Bellingham di Real Madrid

