Honda dan Yamaha Datangkan Mekanik Dari Eropa, CEO Ducati Claudio Domenicali Santai
BOLOGNA, investortrust.id – CEO Ducati Claudio Domenicali merespons santai usaha Honda dan Yamaha mengejar ketertinggalan dari Ducati dengan merekrut mekanik dari Eropa.
Dalam beberapa musim terakhir, motor-motor Eropa sangat jauh meninggalkan saingannya dari Jepang. Musim ini misalnya, hampir semua juara seri, baik Sprint Race maupun Main Race, berasal dari kendaraan Eropa.
Untuk mengejar ketertinggalan itu, Honda dan Yamaha berbenah sangat serius. Salah satu caranya dengan mendatangkan mekanik Eropa. Pada 2023, Yamaha menggaet mantan teknisi andalan Ducati, Max Bartolini. Sementara musim depan, Honda akan mempekerjakan Direktur Teknis Aprilia Romano Albesiano.
Baca Juga
Hasil MotoGP Jepang, Francesco Bagnaia Sempurna di Sprint Race dan Main Race
Sebagai mantan orang Ducati, Max Bartolini dan Romano Albesiano diharapkan bisa membawa dua pabrikan Jepang kembali berjaya seperti masa lalu.
“Bagi kami, hal itu bukan masalah besar. Kami adalah satu-satunya pabrikan Eropa yang sukses meraih 100 kemenangan di kelas paling penting di dunia balap motor. Bahkan, 50 di antaranya kami raih dalam lima tahun terakhir. Kami mengubah skenario di kepala semua orang,” ujar Claudio Domenicali, dilansir Crash.net.
“Pada 1970-an, teknologi Jepang mendominasi dan banyak pabrikan bersejarah. Sementara pabrikan Italia tidak lulus ujian dalam kompetisi ini. Kini, kebalikannya. Industri Eropa yang sekarang memimpin MotoGP,” tambah Claudio Domenicali.
“Ini menakjubkan mengetahui mantan anggota tim anda dipercaya menjadi mekanik utama di dua pabrikan besar Jepang. Luar biasa,” pungkas Claudio Domenicali.
Baca Juga
Juara Sprint Race, Francesco Bagnaia Diunggulkan Menang di MotoGP Jepang

