Semakin Kaya! Real Madrid Jadi Klub Pertama yang Raup Pendapatan 1 Miliar Euro
MADRID, investortrust.id – Real Madrid mendeklarasikan diri sebagai klub pertama dalam sejarah yang meraup pendapatan lebih dari 1 miliar Euro. Tepatnya, 1,073 miliar Euro atau sekitar Rp18,8 triliun.
Real madrid adalah klub terbaik di Spanyol dan Eropa pada 2023/2024. Los Blancos menjuarai La Liga setelah memenangkan persaingan dengan rival tradisionalnya, Barcelona, serta kuda hitam Girona.
Sementara di Liga Champions, Real Madrid tampil stabil sejak fase grup. Mereka menyingkirkan juara bertahan Manchester City di perempat final dan Bayern Muenchen di semi. Kemudian, pada pertandingan puncak di Wembley, pasukan Carlo Ancelotti menang lawan Borussia Dortmund.
Baca Juga
Ternyata, Inilah Kunci Rahasia Jens Raven Borong 2 Gol dan 2 Assist Lawan Timor Leste
Artinya, Real Madrid memenangkan Liga Champions untuk keenam kalinya pada periode 2014-2024. Ada juga tim bola basket yang memenangkan La Liga, Copa del Rey, dan Supercopa de Espana, serta menembus final Euro League.
Sukses demi suskes sepanjang 2023/2024 ternyata berdampak positif pada kondisi finansial Real Madrid. Mereka meraih pendapatan signifikan dari semua sektor usaha yang dimiliki, kecuali transfer pemain.
Dalam keterangan resmi di situs Real Madrid, Los Blancos selama musim 2023/2024 mengumumkan pendapatan 1,073 miliar Euro (Rp 18,8 triliun). Itu meningkat 27% atau 230 juta Euro (4,045 triliun) dari tahun sebelumnya.
“Seluruh lini bisnis mencatatkan pertumbuhan, kecuali penyiaran, karena pendapatan yang diterima dari La Liga pada 2023/2024 lebih rendah dibandingkan 2022/2023. Catatan khusus adalah peningkatan pendapatan yang dicapai dalam pemasaran dan stadion,” bunyi pernyataan resmi Los Blancos.
Real Madrid juga mengumumkan, total laba setelah pajak yang diterima adalah 16 juta Euro (Rp 281 miliar). Jumlah itu naik dari 12 juta Euro (Rp 211 miliar) yang didapatkan pada periode sebelumnya.
Akibat keuntungan yang didapat, klub terus meningkatkan nilai kekayaan bersihnya hingga mencapai 574 juta Euro (Rp 10,097 triliun) pada 30 Juni 2024. Sementara nilai rasio utang terhadap ekuitas pada 30 Juni 2024, tidak termasuk proyek renovasi stadion, adalah 0,0 yang mewakili situasi solvabilitas dan otonomi keuangan maksimum.
Saldo kas pada 30 Juni 2024, tidak termasuk kas dari pinjaman proyek renovasi stadion, adalah 82 juta Euro (Rp 1,4 triliun), dibandingkan dengan arus kas sebesar 128 juta Euro (Rp 2,251 triliun) pada 30 Juni 2023.
Arus kas dari operasi telah diseimbangkan dengan kebutuhan pembayaran untuk akuisisi pemain dan investasi fasilitas (tidak termasuk proyek stadion) serta pengeluaran keuangan. Penurunan arus kas disebabkan pembayaran yang dilakukan untuk mengamortisasi modal pinjaman ICO (38 juta Euro) dan pembayaran untuk mengamortisasi modal pinjaman untuk renovasi stadion (15 juta Euro).
“Selain saldo tunai sebesar 82 juta Euro, klub memiliki kebijakan kredit yang belum ditarik sebesar 395 juta euro (Rp 6,9 triliun) pada 30 Juni 2024. Sumber daya keuangan ini memungkinkan komitmen pembayaran yang direncanakan dipenuhi dengan nyaman,” tulis Real Madrid di situsnya.
Kemudian, utang bersih klub, tidak termasuk proyek renovasi stadion, mencapai 8 juta Euro (Rp 140 miliar) per 30 Juni 2024. Selama tahun keuangan 2023/2024, utang meningkat 55 juta Euro (Rp 967 miliar) sebagai hasil dari investasi yang dilakukan (tidak termasuk proyek stadion). Investasi tersebut termasuk pemain 239 juta Euro (Rp 4,2 triliun) dan dimulainya pembangunan Paseo de la Castellana senilai 16 juta Euro (Rp 281 miliar).
“Kontribusi Real Madrid terhadap pendapatan pajak dan jaminan sosial untuk negara pada tahun anggaran 2023/2024 berjumlah 277,1 juta Euro (Rp 4,873 triliun),” bunyi pernyataan Real Madrid.
Baca Juga
Jadi Man of the Match Lawan Timor Leste, Kafiatur Rizky Fokus Pertandingan Selanjutnya

