Profil Shaun Evans, Wasit Pertandingan Timnas U-23 Indonesia Lawan Korea Selatan
DOHA, investortrust.id – Pertandingan perempat final Piala Asia U-23 antara Timnas U-23 Indonesia melawan Korea Selatan di Abdullah bin Khalifa Stadium, Jumat (26/4/2024) dini hari WIB, akan dipimpin Shaun Evans. Wasit asal Australia itu pernah punya pengalaman kontroversial saat diminta memimpin pertandingan Liga Indonesia.
Pertemuan Indonesia dengan Korea Selatan menjadi perhatian banyak penggemar sepak bola di Asia. Tim yang memenangkan pertandingan dipastikan melaju ke semifinal dan membuka asa ke Olimpiade Paris 2024.
Untuk membuat pertandingan berjalan lancar tanpa kontroversi, AFC menunjuk Shaun Evans sebagai wasit pertandingan Timnas U-23 Indonesia melawan Korea Selatan. Pengadil berusia 36 tahun ini bukan sosok asing di sepak bola Indonesia. Dia memimpin tiga pertandingan Liga 1 pada 2017.
Salah satu pertandingan Shaun Evans di Indonesia menuai kontroversi. Itu adalah pertandingan Persija Jakarta melawan Persib Bandung. Pada pertandingan di Stadion Manahan Solo itu, Shaun Evans menganulir gol Maung Bandung karya Ezechiel N'Douassel pada menit ke-28.
Baca Juga
Jadi Pahlawan Juventus ke Final Coppa Italia, Arkadiusz Milik Beri Respons Begini
Bola tandukannya memantul masuk di dalam jaring gawang. Tapi, Shaun Evans dan asisten wasit menilai bola belum melewati garis gol. Dia kemudian juga mengusir Vladimir Vujovic pada menit ke-81 setelah melakukan protes keras.
(Foto: www.aleagues.com.au)
Persib Bandung yang kecewa dengan keputusan wasit akhirnya walk out dari pertandingan saat masih tertinggal 0-1. Shaun Evans kemudian meniup pluit panjang pada menit ke-83 untuk menghentikan pertandingan.
Di luar kontroversi pertandingan Liga 1, Shaun Evans juga sempat membuat suporter Timnas U-23 Indonesia marah saat Asian Games 2018. Meski menjadi tuan rumah pertandingan babak 16 besar melawan Uni Emirat Arab (UEA), Shaun Evans membuat kontroversi yang merugikan Garuda Muda.
Saat itu, pada pertandingan di Stadion Wibawa Mukti, Cikarang, Shaun Evans memberi dua hadiah penalti kepada UAE. Tapi, Timnas U-23 Indonesia kemudian mampu menahan imbang UEA 2-2 sebelum akhirnya tersingkir dalam drama adu penalti.
Di luar kontroversi yang sering ditimbulkan, Shaun Evans sebenarnya punya catatan sebagai pengadil lapangan yang tegas dan keras. Statistik mencatat, Shaun Evans telah mengeluarkan 801 kartu kuning dan 20 kartu dalam 216 pertandingan di semua kompetisi.
Baca Juga
Cedera Lagi, Diogo Jota Dipastikan Absen Bela Liverpool 2 Pekan

