SPKLU Ultra Fast Charging Milik PLN Bisa Isi Baterai Penuh Kurang Dari Setengah Jam
Batang, Investortrust.id - Tiga unit Stasiun Pengisian Kendaraan Listrik Umum (SPKLU) di Rest Area 379A Ruas Tol Batang-Semarang menjadi andalan pengguna mobil listrik di tol trans Jawa. Pemilik kendaraan listrik saat ini semakin dimudahkan dengan tersedianya SPKLU di beberapa titik di tol trans Jawa, salah satunya di Rest Area 379A ini. Di sini PLN dan Hyundai menyediakan 3 SPKLU yang terdiri dari 1 Ultra Fast Charging 200 kW milik PLN dan 2 AC mini 7 kW dari Hyundai. Ketiganya dalam kondisi prima dan siap dioperasikan. PLN menganjurkan pemilik kendaraan listrik untuk memantau keberadaan SPKLU melalui aplikasi PLN Mobile untuk memudahkan pengisian baterai mobil listrik selama perjalanan.
SPKLU Ultra Fast Charging 200 kW milik PLN bisa mengisi baterai kendaraan listrik 60% dalam waktu kurang dari 15 menit, sehingga dipastikan untuk mengisi penuh baterai bisa dicapai dalam waktu kurang dari 30 menit. Waktu yang cukup untuk beristirahat sambil menikmati hidangan dan ibadah di Rest Area 379A yang menyediakan masjid yang bagus dan pilihan restaurant yang lengkap.
Mengutip dari situs rakyatmerdeka/rm.id, Direktur Jenderal Ketenagalistrikan Kementerian ESDM, Jisman Hutajulu mengatakan, "Besaran Biaya Layanan pengisian listrik untuk SPKLU Fast Charging paling banyak Rp25.000. Sedangkan untuk Ultrafast Charging paling banyak Rp 57.000. Biaya layanan ini bersifat ceiling atau batasan maksimum dan dikenakan untuk setiap 1 (satu) kali charging," terang Jisman.
"Saat ini sudah terdapat 129 unit SPKLU Fast Charging dan 47 unit SPKLU Ultrafast Charging. Harapannya dengan adanya biaya layanan ini, akan semakin banyak lagi unit SPKLU Fast dan Ultrafast Charging, khususnya pada jalur-jalur jarak jauh seperti jalan tol, jalan nasional, dan lainnya," ungkap Jisman.Dengan semakin banyaknya SPKLU yang tersedia di Indonesia, diharapkan semakin banyak pemilik mobil listrik yang beralih ke mobil ramah lingkungan ini.

