Dihukum 2 Tahun karena Gagal Tes Doping, Papu Gomez Beri Klarifikasi Menyentuh
JAKARTA, investortrust.id – Pemain AC Monza asal Argentina Papu Gomez mengeluarkan klarifikasi terkait hukuman dua tahun yang didapatkan akibat positif doping di Spanyol. Mantan pemain Sevilla itu menyebut zat terlarang masuk ke tubuhnya secara tidak sengaja melalui obat batuk anaknya.
Papu Gomez dikontrak AC Monza bulan ini sebagai agen bebas untuk menggantikan Gianluca Caprari, yang absen karena cedera ligamen anterior.
Sayangnya, pekan lalu terungkap bahwa Papu Gomez gagal dalam tes doping saat bermain untuk Sevilla pada November 2022. Setelah melakukan penyelidikan selama beberapa bulan, pihak berwenang Spanyol baru menjatuhkan larangan bermain selama dua tahun saat Papu Gomez sudah pindah ke Italia.
“Menyusul berita baru-baru ini yang ditulis tentang kemungkinan pelanggaran saya terhadap aturan antidoping, saya ingin menginformasikan kepada media dan opini publik mengenai sejumlah hal,” tulis Papu Gomez di akun Instagram resminya, @papugomez_official.
Baca Juga
Positif Doping, Pemain Argentina Papu Gomez Dihukum 2 Tahun Larangan Main
“Pertama, saya mengonfirmasi bahwa saya menerima kabar dari komisi antidoping di Spanyol bahwa lisensi saya ditangguhkan untuk jangka waktu dua tahun. Kedua, Saya tidak hanya selalu menaati seluruh peraturan, melainkan juga membela olahraga bersih dan perilaku olahraga, serta mengecam segala bentuk doping,” tulis Papu Gomez.
“Ketiga, saya tidak pernah, dan tidak bermaksud untuk, mengandalkan praktik terlarang. Keempat, Dugaan pelanggaran tersebut berasal dari adanya Terbutaline dalam sistem tubuh saya, yang secara tidak sengaja saya telan dengan sesendok sirup obat batuk untuk anak saya, untuk meringankan batuknya,” tulis Papu Gomez.
“Penting untuk disebutkan bahwa Terbutaline diperbolehkan untuk atlet profesional dan sama sekali tidak meningkatkan performa dalam sepak bola,” lanjut Papu Gomez.
“Kelima, tanpa membahas situasi tersebut, saya telah meminta pengacara saya untuk mempertimbangkan dugaan bahwa kasus disipliner tidak ditangani sesuai dengan norma. Terakhir, saya akhirnya ingin mengucapkan terima kasih kepada semua orang yang telah menunjukkan kasih sayang dan dukungan kepada saya selama masa-masa sulit dalam kehidupan profesional saya,” tutup Papu Gomez.
Baca Juga
Dramatis! Tak Terpengaruh Judi Ilegal, Stephan El Shaarawy Bawa AS Roma Kalahkan AC Monza

