Jose Mourinho Minta Wasit La Liga Lindungi Vinicius Jr dari Tekel Keras Lawan
Poin Penting
|
MADRID, investortrust.id – Nakhoda Real Madrid Jose Mourinho meminta wasit lebih tegas melindungi Vinicius Jr dari perlakuan keras dari lawan. The Special One menilai ada perbedaan mencolok dalam cara Vinicius diperlakukan dibandingkan pemain lain, baik oleh lawan maupun perangkat pertandingan.
Sorotan Mourinho muncul setelah Real Madrid menang 2-1 atas Espanyol pada pertandingan La Liga, Sabtu (22/8/2026). Dalam laga tersebut, Vinicius mendapat tendangan pada menit-menit awal, tapi insiden itu tidak berujung hukuman.
Mourinho menilai situasi tersebut dapat membentuk kebiasaan buruk. Menurut dia, ketika pelanggaran terhadap seorang pemain tidak segera mendapat hukuman, lawan akan semakin berani melakukan tindakan serupa.
Baca Juga
Resmi Tinggalkan Manchester City Gabung Tottenham, Savinho Ganti Nama Savio
"Yang bisa saya katakan adalah, dan ini sama dalam pertandingan persahabatan maupun laga di luar Spanyol, jelas ada perbedaan secara umum antara Vini dan pemain lain. Ada dinamika, ada sebuah spiral. Lawan merasa mereka bisa melakukan itu kepadanya, lalu mereka melakukannya. Bagi saya, itu terlihat jelas," ujar Mourinho, dilansir ESPN.
"Ini seperti anak-anak. Anak kecil akan terus melangkah sejauh yang Anda izinkan. Dengan pemain, sama saja. Jika kartu kuning tidak keluar setelah 10 pelanggaran, mereka akan berpikir untuk bermain agresif," tambah Mourinho.
Pemain Espanyol, Alex Calatrava, menjadi sosok yang melakukan pelanggaran terhadap Vinicius. Menariknya, Calatrava kemudian mencetak gol untuk Espanyol sebelum akhirnya menerima kartu kuning setelah kembali terlibat benturan dengan pemain Brasil tersebut.
Mourinho memahami jika wasit tidak melihat insiden pertama. Namun, dia mempertanyakan keputusan perangkat pertandingan lain yang memiliki kesempatan untuk memberikan respons.
"Dengan agresi terhadap Vinicius, saya memahami bahwa wasit tidak melihatnya. Dan wasit keempat tidak ingin membuat keputusannya sendiri, padahal itu bisa menjadi hal yang sangat penting dalam pertandingan. Tapi, kami bisa mengatakan bahwa VAR tidak menjalankan tugasnya dengan baik," ungkap Mourinho.
Meski mengkritik perangkat pertandingan, Mourinho tidak sepenuhnya membebaskan Vinicius dari evaluasi. Dia mengakui pemain berusia 26 tahun itu masih memiliki beberapa aspek yang perlu diperbaiki, terutama dalam hubungannya dengan suporter.
Namun, Mourinho membedakan persoalan tersebut dengan pelanggaran fisik yang terjadi di lapangan. "Ada yang terjadi di lapangan dan di luar lapangan. Hubungannya dengan penonton, bukan rasisme, tapi hinaan 'normal', saya pikir itu bisa diperbaiki," ungkap Mourinho.
"Tapi, dalam hal pertandingan, tendangan, penalti, frustrasi, saya pikir itu adalah tanggung jawab 'hakim', yaitu wasit. Jika saya memulai pertandingan dan mendapat tendangan, dengan kepribadian saya, mungkin saya akan mendapat kartu merah semenit kemudian! Para pemain harus dilindungi," pungkas Mourinho.
Baca Juga
Tolak Menyerah, Thailand Usung Misi Comeback di Leg Kedua Final Piala AFF 2026
