Tensi Tinggi Jelang Final Liga Konferensi UEFA, 2 Suporter Ditahan Polisi
Poin Penting
|
LEIPZIG, investortrust.id – Kerusuhan antarsuporter pecah jelang final Liga Konferensi UEFA antara Crystal Palace dan Rayo Vallecano. Polisi setempat menangkap dua orang dan mengusir puluhan pendukung Crystal Palace yang dianggap sebagai kelompok berisiko tinggi.
Ribuan suporter dari Inggris dan Spanyol memadati Leipzig untuk menyaksikan final UEFA Conference League yang berlangsung Kamis (28/5/2026) dini hari WIB. Ini menjadi laga bersejarah bagi dua klub medioker dari dua liga papan atas Eropa.
Namun, suasana memanas sehari sebelum pertandingan setelah bentrokan terjadi di pusat kota. Polisi Saxony mengungkapkan sekitar 300 pendukung Rayo Vallecano yang dikategorikan berpotensi melakukan hooliganisme berkumpul di area pusat kota.
Baca Juga
Daftar Homebase 48 Tim Peserta Piala Dunia 2026, Mayoritas di Amerika Serikat
Bentrokan kemudian terjadi dengan suporter Crystal Palace yang sedang berada di area restoran dan bar terbuka. “Botol, gelas bir, dan furnitur pub saling dilempar. Bentrokan fisik juga terjadi,” tulis kepolisian dalam pernyataan resminya, dilansir BBC Sport.
🐦 Social Media Post
URL: https://twitter.com/hashtag/ConferenceLeague?src=hash&ref_src=twsrc%5Etfw
Polisi langsung turun tangan untuk memisahkan kedua kelompok suporter. Aparat kemudian memeriksa identitas lebih dari 300 orang dan mengeluarkan perintah pembubaran massa. Kericuhan juga berlanjut di sekitar Penguin Ice Bar setelah sekitar 60 pendukung Crystal Palace yang dikenal sebagai “troublemakers” memprovokasi suporter Spanyol yang melintas.
“Kelompok pembuat keributan dari Crystal Palace bergerak ke area Penguin Ice Bar dan memprovokasi pendukung Spanyol yang lewat sebelum akhirnya dikepung polisi federal,” lanjut pernyataan kepolisian.
🐦 Social Media Post
URL: https://twitter.com/hashtag/UECLfestival?src=hash&ref_src=twsrc%5Etfw
Dalam insiden tersebut, dua petugas kepolisian mengalami luka ringan, masing-masing berasal dari Polisi Federal Jerman dan Polisi Saxony. Operasi pengamanan baru berakhir sekitar pukul 03.15 dini hari waktu setempat. Polisi menyebut lebih dari 320 suporter terlibat dalam rangkaian kerusuhan tersebut.
Meski bentrokan terjadi di pusat kota, polisi memastikan acara fan fest resmi di kawasan market square Leipzig tetap berlangsung aman dan kondusif. Sekitar 2.000 suporter dari kedua klub hadir dalam acara tersebut tanpa gangguan berarti.
Baca Juga
Kapten Jepang Wataru Endo Tak Sabar Lawan Rekan Liverpool di Piala Dunia 2026

