Untuk Pertama Kalinya dalam Sejarah, Spanyol Tanpa Real Madrid di Piala Dunia
Poin Penting
|
MADRID, investortrust.id – Untuk pertama kalinya dalam sejarah sepak bola modern, tim nasional Spanyol akan datang ke turnamen besar tanpa pemain-pemain Real Madrid.
Spanyol tergabung di Grup H bersama tim debutan Cape Verde, Arab Saudi, dan Uruguay di Piala Dunia 2026, yang akan berlangsung mulai 11 Juni hingga 19 Juli mendatang. Spanyol akan menghadapi Cape Verde pada 15 Juni, Arab Saudi pada 21 Juni, dan Uruguay pada 26 Juni.
Untuk menunjang target juara, Luis de la Fuente resmi mengumumkan skuad La Furia Roja. Lamine Yamal, yang sempat absen karena cedera di akhir-akhir musim masuk skuad Piala Dunia 2026, dan akan menjadi pemimpin rekan-rekannya.
Baca Juga
Presiden Klub Aurelio de Laurentiis Beberkan Alasan Tolak Jual Napoli Rp32 Triliun
Gelandang Arsenal Mikel Merino juga masuk skuad setelah pulih dari cedera retak tulang kaki yang membuatnya absen selama empat bulan. Dia sudah kembali bermain pada laga terakhir Liga Premier musim ini. Merino menjadi satu dari tujuh pemain Liga Premier yang dipanggil bersama David Raya, Martin Zubimendi, Pedro Porro, Marc Cucurella, Rodri, dan Yeremy Pino.
🐦 Social Media Post
Ada juga winger Athletic Bilbao, Nico Williams, juga tetap dipanggil, meski sempat mengalami masalah hamstring. Sementara dua pemain yang belum pernah tampil bersama tim nasional senior, Eric Garcia serta Marc Pubill, juga turut mendapat kesempatan setelah tampil impresif bersama Barcelona dan Atlatico Madrid musim ini.
Uniknya, tidak ada satupun pemain Real Madrid yang akan menggenakan seragam merah menyala di Amerika Serikat, Meksiko, dan Kanada. Dean Huijsen dan Dani Carvajal yang sebelumnya masuk radar tim nasional akhirnya tidak dipanggil De la Fuente.
Ini menjadi sejarah buruk karena untuk pertama kalinya di turnamen besar sekelas Piala Dunia atau Piala Eropa tidak ada personel Los Blancos. “Saya tidak melihat dari klub mana pemain berasal. Saya tidak punya bias seperti suporter. Bagi saya semuanya lebih global,” ujar De la Fuente, dilansir Marca.
Real Madrid menjalani musim yang mengecewakan setelah gagal meraih satu pun trofi dan finish delapan poin di bawah Barcelona yang keluar sebagai juara La Liga. “Satu-satunya hal yang saya inginkan adalah para pemain merasa bangga membela tim nasional,” lanjut pelatih berusia 63 tahun tersebut.
“Kami sangat tenang. Selama tidak ada kendala baru, semua pemain akan siap sejak pertandingan pertama. Antusiasme adalah kata yang tepat. Semangat. Reaksi masyarakat di seluruh Spanyol, baik orang dewasa maupun anak-anak, menunjukkan mereka sepenuhnya mendukung tim nasional,” ujar De la Fuente.
Baca Juga
Cek Videonya! Maarten Paes Pahlawan Adu Penalti Ajax Amsterdam di Play-off

