Bursa India Cetak Rekor Tertinggi di Tengah Penguatan Pasar Saham Asia-Pasifik
Poin Penting
- Indeks India mencetak rekor tertinggi, didorong sentimen global dan rebound teknologi.
- Bursa Asia kompak menguat, dengan Jepang dan Korea Selatan memimpin kenaikan.
- Bank of Korea tahan suku bunga di 2,5%, sementara won melemah ke level terendah sejak April.
- Wall Street menguat empat hari beruntun, peluang pemangkasan suku bunga The Fed pada Desember melonjak menjadi 85%.
NEW DELHI, investortrust.id - India mencetak rekor di pasar saham pada Kamis (27/11/2025), seiring bursa Asia-Pasifik bergerak positif mengikuti penguatan Wall Street yang didorong oleh optimisme pemangkasan suku bunga The Fed dan rebound saham teknologi.
Baca Juga
Pasar Asia-Pasifik Menguat Ikuti Wall Street, Nikkei 225 Jepang Melonjak Lebih dari 1%
Dikutip dari CNBC, indeks acuan Nifty 50 menembus 26.284,2, sementara BSE Sensex mencapai 86.026,18, keduanya melampaui rekor sebelumnya yang tercatat pada September 2024.
Di Jepang, Nikkei 225 melonjak 1,42% dipimpin saham teknologi. Advantest naik hingga 5%, SoftBank melesat lebih dari 5%, dan Tokyo Electron menguat 2,09%. Indeks Topix juga bertambah 0,64%.
Korea Selatan turut mencatat penguatan dengan Kospi naik 1,05% dan Kosdaq menguat 0,39%. Bank of Korea kembali mempertahankan suku bunga acuan di 2,5% untuk pertemuan keempat berturut-turut, di tengah pelemahan won dan kondisi pasar perumahan yang memanas. Won Korea sempat berada di titik terlemah sejak April.
Australia juga bergerak positif dengan ASX/S&P 200 naik 0,42%, sementara Hang Seng Hong Kong dibuka menguat 0,12% dan CSI 300 Tiongkok relatif stagnan.
Dari Tiongkok, data pemerintah menunjukkan laba industri anjlok 5,5% pada Oktober dibanding tahun sebelumnya. Secara kumulatif, laba sepanjang 10 bulan pertama 2025 naik 1,9% secara tahunan, melambat dari pertumbuhan 3,2% pada periode Januari–September.
Sentimen positif di Asia turut dipengaruhi reli empat hari berturut-turut di Wall Street. Peluang pemangkasan suku bunga The Fed sebesar 25 basis poin pada Desember kini mencapai 85%, naik tajam dari 30% sepekan sebelumnya, menurut CME FedWatch.
Baca Juga
Ditopang Saham Teknologi, Wall Street Melonjak Jelang Thanksgiving
Saham raksasa AI Oracle melonjak lebih dari 4% setelah Deutsche Bank mempertahankan pandangan bullish, ikut mendorong indeks utama AS lebih tinggi.
Pada sesi Rabu waktu AS, Dow Jones naik 0,67% menjadi 47.427,12, S&P 500 naik 0.69% menjadi 6.812,61, dan Nasdaq menguat 0,82% ke 23.214,69.

