ByteDance Tetap Pegang Peran Besar dalam Operasi TikTok AS
Poin Penting
|
JAKARTA, investortrust.id – ByteDance diprediksi tetap memegang peran penting dalam operasi TikTok di Amerika Serikat, meskipun struktur kepemilikan baru tengah dibentuk. Menurut tiga sumber yang mengetahui pembahasan tersebut, perusahaan asal China ini akan mempertahankan kepemilikan bisnis TikTok di AS dan menyerahkan kendali atas data, konten, serta algoritma kepada perusahaan patungan baru.
Langkah ini menegaskan peran signifikan ByteDance dalam entitas TikTok baru, meskipun tekanan politik dari Gedung Putih terus meningkat. Presiden AS Donald Trump pada Kamis lalu menandatangani perintah eksekutif yang mengarahkan penjualan operasi TikTok di AS kepada konsorsium investor termasuk Oracle dan Silver Lake, demi memenuhi persyaratan keamanan nasional.
Baca Juga
JD Vance Optimistis pada 'Deal' TikTok, Investor AS Akan Kuasai 80% Saham
Namun, detail struktur kepemilikan yang sedang dibahas memunculkan keraguan di Kongres serta kalangan pengkritik. Mereka menilai kesepakatan yang disetujui Trump belum tentu sejalan dengan undang-undang 2024 yang mewajibkan ByteDance melepas seluruh aset TikTok di AS atau menghadapi pelarangan penuh.
Ketua Komite Khusus DPR AS untuk China, John Moolenaar menegaskan akan melakukan pengawasan ketat terhadap kesepakatan tersebut. “Undang-undang juga memberi batas tegas yang melarang kerja sama ByteDance dengan penerus TikTok dalam algoritma rekomendasi yang sangat penting,” ujarnya dikutip Reuters, Senin (29/9/2025).
Sumber menyebutkan TikTok AS akan dipisah menjadi dua entitas. Perusahaan patungan yang diumumkan Trump bakal mengelola data pengguna dan algoritma, sementara ByteDance tetap diperkirakan menjadi pemegang saham minoritas terbesar dalam perusahaan tersebut.
Baca Juga
Trump Teken Perintah Eksekutif Kesepakatan TikTok, Valuasi US$ 14 Miliar
Divisi lain yang masih sepenuhnya dimiliki ByteDance akan mengontrol bisnis bernilai tinggi seperti e-commerce dan periklanan. Wakil Presiden AS JD Vance menyebut valuasi TikTok AS diperkirakan mencapai US$ 14 miliar.
Upaya mempertahankan TikTok di pasar AS dinilai penting bagi Trump, yang mengklaim aplikasi tersebut membantunya menjaring pemilih muda pada pemilu sebelumnya. TikTok kini memiliki 170 juta pengguna di AS, sementara akun Trump tercatat memiliki 15 juta pengikut di platform itu.

